BUKAN SEKADAR PAMERAN — PARA PEMIMPIN INDUSTRI HADIR DAN TERLIBAT
BUKAN SEKADAR PAMERAN — PARA PEMIMPIN INDUSTRI HADIR DAN TERLIBAT
Ketika Networking TENDER INDONESIA Menghidupkan Ekosistem IIW Kekuatan sebuah platform industri bukan hanya diukur dari jumlah booth atau luas area pameran. Nilai tambahnya juga terlihat dari kemampuan menghadirkan pihak yang benar-benar memahami kebutuhan pasar, mengembangkan investasi, dan mengambil keputusan di perusahaan masing-masing.
Pada 2026, kolaborasi TENDER INDONESIA dan MeOrient memperlihatkan kemajuan melalui dua agenda industri penting.
1. INDONESIA LOGISTIC INFRASTRUCTURE INNOVATION FORUM & AWARD Forum ini melibatkan pimpinan dan perwakilan berbagai organisasi strategis: ALFI — Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia. Krakatau International Port — infrastruktur dan layanan pelabuhan industri. ASDP — transportasi penyeberangan dan layanan ferry. POS Logistik — distribusi dan jaringan logistik. BKI — klasifikasi kapal dan layanan teknis maritim. Elnusa Petrofin — logistik serta distribusi energi. Paxel — teknologi dan inovasi layanan pengiriman. Kehadiran para pelaku tersebut membawa pembahasan mengenai infrastruktur logistik, efisiensi distribusi, teknologi transportasi, digitalisasi, dan peluang inovasi rantai pasok.
2. INDUSTRY 4.0 — DARI KONSEP KE IMPLEMENTASI Propan Raya berbagi pengalaman penerapan Industry 4.0 dalam pengembangan fasilitas manufaktur. Pembahasan juga melibatkan: - NSC Starlink — konektivitas digital. - EDGE DC — infrastruktur data center. - Kemenperin PIDI 4.0 — pengembangan transformasi industri.
Diskusi menghubungkan kebutuhan manufaktur dengan Industrial IoT, automation, data infrastructure, dan teknologi digital.
APA YANG MEMBUATNYA BERBEDA? Pameran konvensional mempertemukan penjual dengan pengunjung. Platform industri mempertemukan penyedia teknologi dengan kebutuhan pengguna, pengambil keputusan, dan peluang kolaborasi. Inilah salah satu nilai yang dibawa TENDER INDONESIA melalui jejaring dan keterlibatan industrinya.
NETWORKING BUKAN SEKADAR MENGENAL BANYAK PERUSAHAAN — TETAPI MAMPU MENGHADIRKAN MEREKA DALAM KEGIATAN YANG RELEVAN.
Dokumentasi kegiatan: Bulletin PROJECT PRENEUR yang dirilis TENDER INDONESIA.