RUBRIK VOLUME 140 :
 
o BUSINESS MATCHING
 
PROYEK MIGAS
SIAPA MENGERJAKAN PROYEK GAS MAKO?
Kontrak utama telah diberikan kepada sejumlah perusahaan. Proyek ini melibatkan pengeboran, fabrikasi fasilitas produksi dan konstruksi bawah laut. Conrad Asia Energy melaporkan bahwa lebih dari 90% komitmen kontrak modal proyek telah dicakup kontrak atau surat penunjukan, dengan estimasi biaya proyek sekitar US$320 juta.


PETA PELAKSANA PROYEK


  • WNEL: Operator WK Duyung.

  • PT Nations Natuna Barat: Pemegang 75% participating interest.

  • PT Timas Suplindo: SURF EPCI, rekayasa, pengadaan, fabrikasi dan instalasi subsea.

  • PT PAL Indonesia: Engineering, procurement, fabrikasi dan transportasi Conductor Support Frame.

  • PT Duta Marine / PT Pakarti Tirtoagung: Penyedia MOPU dan konversi unit di Batam.

  • PDSI–ADES Consortium: Penyedia jack-up rig untuk enam sumur pengembangan.

  • PLN Energi Primer Indonesia: Pembeli gas 111 MMscfd selama 10 tahun.






BATAM DAN SURABAYA MENJADI PUSAT FABRIKASI
Di Batam, pekerjaan konversi MOPU melibatkan fasilitas PaxOcean Yard. Sementara PT PAL Indonesia di Surabaya mengerjakan struktur pendukung offshore. PT Timas Suplindo menangani sistem subsea yang menghubungkan produksi gas dengan jaringan transmisi. TEMUAN PENTING: Perusahaan pemasok harus mengetahui kontraktor pemegang paket pekerjaan, bukan hanya mendekati operator proyek. Sebagian besar kontrak utama sudah diberikan sehingga peluang berikutnya perlu ditelusuri pada tingkat pengadaan kontraktor, subkontrak dan kebutuhan pendukung.


BULLETIN PROJECT PRENEUR — TENDER INDONESIA

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com