Ketika Kerusakan Infrastruktur Membuka Proyek Penggantian Jembatan Prupuk–Linggapura
Kementerian Perhubungan menyiapkan penggantian Jembatan KA BH 1109 di Jawa Tengah. Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya memperkuat keselamatan dan keandalan jalur kereta api Cirebon–Kroya.
Jembatan Kereta Api BH 1109 (Hulu) di Km 303+680, antara Stasiun Prupuk dan Stasiun Linggapura, menjadi perhatian setelah kerusakan struktur akibat pengaruh aliran sungai dilaporkan pada April 2026.
Kerusakan yang dilaporkan mencakup bagian drempel, pilar, dan talud, dengan indikasi pengikisan fondasi akibat meningkatnya debit air. Demi keselamatan perjalanan, KAI Daop 5 Purwokerto sempat menghentikan sementara penggunaan jalur hulu. Di tengah kebutuhan menjaga keandalan lintas Cirebon–Kroya, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang, membuka paket tender penggantian Jembatan BH 1109.
PROFIL PROYEK - Nama paket: Penggantian Jembatan Kereta Api BH 1109 (Hulu). - Lokasi: Km 303+680, Prupuk–Linggapura, Jawa Tengah. - Pemilik paket: Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang, Kementerian Perhubungan. - Nilai pagu: Sekitar Rp104,30 miliar. - HPS yang dilaporkan: Sekitar Rp49,19 miliar. - Sumber pendanaan: APBN. - Rencana pekerjaan: Tahun jamak 2026–2027, sekitar 400 hari kalender. - Keterangan tender: Tender Tidak Mengikat.
BUKAN PROYEK YANG BERDIRI SENDIRI? Koridor Prupuk–Linggapura juga tercatat memiliki sejumlah pekerjaan infrastruktur sebelumnya, termasuk peningkatan Jembatan BH 1102 di Km 303+018 dan penanganan rintang jalan di Km 299+900. Rangkaian pekerjaan tersebut menunjukkan adanya aktivitas peningkatan dan penanganan infrastruktur pada koridor yang sama, meskipun hubungan kontraktual antarproyek perlu ditelusuri lebih lanjut.
MENGAPA PROYEK INI PENTING? Jembatan kereta api harus menghadapi beban dinamis perjalanan kereta, perubahan kondisi tanah, serta pengaruh aliran sungai. Karena itu, penggantian BH 1109 bukan hanya menyangkut struktur baja dan beton. Pekerjaan ini juga berkaitan dengan fondasi, hidrologi, perlindungan sungai, konstruksi jalan rel, dan keselamatan operasional.
Dari satu paket tender, terbuka peluang untuk melihat ekosistem industri yang lebih luas: siapa pemilik proyek, siapa kontraktornya, teknologi apa yang dibutuhkan, dan perusahaan mana yang berpotensi menjadi pemasok.