RUBRIK VOLUME 127 :
 
o PROYEK TELEKOMUNIKASI
o PROYEK KELISTRIKAN
 
PROYEK MIGAS
Outlook Eksploitasi Migas Agustus 2026 – Pertamina Group
Outlook Eksploitasi Migas Pertamina Group untuk Agustus 2026, berisi rencana pelaksanaan kegiatan eksploitasi sumur migas berdasarkan Execution Plan Agustus 2026. Informasi ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai aktivitas pengeboran, pengembangan sumur, distribusi wilayah operasi, serta peluang pengadaan yang akan muncul selama bulan Agustus. Poster ini menjadi referensi strategis bagi kontraktor, supplier, konsultan engineering, dan seluruh pelaku industri migas dalam mempersiapkan partisipasi pada proyek-proyek Pertamina.







Gambaran Program Eksploitasi Agustus 2026

Pada Agustus 2026, Pertamina Group merencanakan pelaksanaan 36 kegiatan sumur, yang terdiri atas:


  • 30 Sumur Baru (New Well) atau sekitar 83% dari total kegiatan.

  • 4 Sumur Carry Forward (C/F) atau sekitar 11%, sebagai kelanjutan pekerjaan yang telah dimulai sebelumnya.

  • 2 Sumur Re-entry atau sekitar 6%, yaitu pembukaan kembali sumur eksisting untuk meningkatkan produksi.




Seluruh kegiatan tersebut memiliki target total kedalaman pengeboran mencapai 41.167,8 meter, menunjukkan tingginya aktivitas eksploitasi migas nasional pada bulan Agustus.







Distribusi Kegiatan Berdasarkan Entitas

Aktivitas eksploitasi dilaksanakan oleh beberapa entitas utama di lingkungan Pertamina Group, yaitu:


  • PT Pertamina EP dengan 22 sumur (61%), menjadi kontributor terbesar.

  • PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebanyak 13 sumur (36%).

  • PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) sebanyak 4 sumur.

  • PHE Offshore North West Java (ONWJ) sebanyak 1 sumur.

  • PHE Offshore South East Sumatra (OSES) sebanyak 1 sumur.

  • Pertamina TAC/KSO sebanyak 1 sumur.



Komposisi ini menunjukkan bahwa mayoritas aktivitas eksploitasi masih berpusat pada wilayah operasi Pertamina EP dan Pertamina Hulu Rokan.







Sebaran Wilayah Operasi

Kegiatan eksploitasi tersebar di berbagai wilayah strategis Indonesia, meliputi:


  • Zona 04, 07, 09, dan 11 Sumatera Selatan dengan 7 sumur.

  • Wilayah Rokan (Zona 02 dan 03) sebagai pusat aktivitas terbesar dengan 13 sumur.

  • Kalimantan Timur (Mahakam) sebanyak 4 sumur.

  • Offshore North West Java (ONWJ) sebanyak 1 sumur.

  • Offshore South East Sumatra (OSES) sebanyak 1 sumur.



Penyebaran ini mencerminkan fokus Pertamina pada lapangan-lapangan produksi utama yang menjadi tulang punggung produksi migas nasional.







Highlight Kegiatan

Beberapa poin penting, antara lain:


  • Dominasi aktivitas pada bulan Agustus, dengan seluruh 36 kegiatan dijadwalkan berlangsung sesuai execution plan.

  • Zona Rokan (GS) menjadi wilayah paling aktif dengan 13 kegiatan sumur.

  • PT Pertamina EP menjadi entitas dengan aktivitas terbanyak, mengelola 22 kegiatan sumur di berbagai wilayah.

  • Target total kedalaman pengeboran mencapai 41.167,8 meter.

  • Durasi pekerjaan bervariasi antara sekitar 12 hingga 182 hari, tergantung karakteristik masing-masing sumur.

  • Mayoritas pekerjaan berupa pengeboran sumur baru, diikuti oleh pekerjaan carry forward dan re-entry.







Daftar Kegiatan Eksploitasi

Daftar rinci kegiatan yang meliputi:


  • Nama entitas pelaksana.

  • Wilayah dan zona operasi.

  • Nama field dan sumur.

  • Nomor AFE.

  • Status pekerjaan (New, Carry Forward, atau Re-entry).

  • Durasi pekerjaan.

  • Target kedalaman masing-masing sumur.



Data ini memberikan informasi yang sangat berguna bagi perusahaan yang ingin mempersiapkan sumber daya, peralatan, maupun strategi pemasaran sesuai jadwal proyek.






Potensi Peluang Pengadaan


Program eksploitasi ini membuka peluang besar bagi berbagai sektor industri penunjang migas, antara lain:



  • Drilling Services.

  • Well Services.

  • Completion & Workover.

  • Peralatan dan Material.

  • HSE & Training.

  • Manpower.

  • Logistik & Marine.

  • Engineering & Construction.

  • Camp & Catering.

  • Testing & Commissioning.




Seluruh bidang tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan operasi eksploitasi Pertamina Group.







Insight Strategis

Beberapa poin penting bagi pelaku industri:


  • Wilayah Rokan tetap menjadi pusat kegiatan eksploitasi terbesar pada Agustus 2026.

  • Pertamina EP memimpin jumlah kegiatan dengan 22 sumur aktif di berbagai zona operasi.

  • Kombinasi antara sumur baru, carry forward, dan re-entry menunjukkan bahwa kebutuhan barang dan jasa akan sangat beragam, mulai dari tahap pengeboran hingga optimalisasi produksi.

  • Perusahaan penyedia barang dan jasa disarankan menyiapkan kapasitas sejak awal agar dapat menangkap peluang pengadaan selama periode eksploitasi berlangsung.







Kesimpulan

Agustus 2026 merupakan salah satu periode dengan aktivitas eksploitasi migas yang sangat tinggi bagi Pertamina Group. Dengan 36 kegiatan sumur, target pengeboran lebih dari 41 ribu meter, serta distribusi proyek di berbagai wilayah strategis Indonesia, peluang bisnis bagi perusahaan jasa migas, kontraktor, supplier, engineering, logistik, dan penyedia teknologi akan semakin terbuka.

Bagi anggota Tender Indonesia, informasi ini menjadi dasar untuk memetakan peluang pengadaan, menentukan prioritas wilayah pemasaran, membangun komunikasi dengan pemilik proyek, serta menyiapkan strategi bisnis sebelum proses tender dilaksanakan.

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com