RUBRIK VOLUME 136 :
 
o TENDER UPDATE SENIN
 
PROJECT OIL & GAS
GENDALO FIELD
Gendalo Field merupakan lapangan gas laut dalam di Kutai Basin, Kalimantan Timur yang dikembangkan Eni sebagai bagian dari SOUTH HUB bersama Gandang Field.
Pengembangan Gendalo–Gandang telah mencapai Final Investment Decision (FID) pada Maret 2026. Proyek diarahkan menuju start-up pada 2028.
Berbeda dengan Geng North–Gehem yang membentuk North Hub dengan FPSO baru, Gendalo–Gandang menggunakan konsep SUBSEA TIE-BACK dengan memanfaatkan Jangkrik FPU yang sudah beroperasi.
Dengan demikian, inti pengembangan Gendalo adalah membangun sumur produksi dan fasilitas subsea baru, kemudian menghubungkannya ke existing production infrastructure.

KONFIGURASI SOUTH HUB
Skema utama pengembangan:
GENDALO DEVELOPMENT WELLS
+
GANDANG DEVELOPMENT WELLS
↓
SUBSEA WELLHEAD & TREE
↓
SUBSEA MANIFOLD
↓
SUBSEA CONTROL SYSTEM
↓
FLOWLINE + UMBILICAL
↓
JANGKRIK FPU
↓
GAS PROCESSING & COMPRESSION
↓
EXISTING EXPORT INFRASTRUCTURE
↓
GAS MARKET

7 PRODUCING WELLS
Pengembangan Gendalo–Gandang South Hub direncanakan menggunakan sekitar 7 producing wells.

Sumur-sumur tersebut berada pada lingkungan deepwater dengan kedalaman air sekitar 1.000–1.800 meter.
Karena tidak menggunakan conventional wellhead platform, produksi dari sumur dikendalikan melalui subsea production system.

Sistem utama mencakup:
- Subsea wellhead
- Subsea tree
- Subsea manifold
- Subsea control system
- Flowline
- Umbilical
- Subsea valves & connectors
- Chemical injection system
- Monitoring system

SUBSEA TIE-BACK KE JANGKRIK FPU
Salah satu ciri utama proyek Gendalo adalah pemanfaatan Jangkrik FPU sebagai fasilitas penerima dan pengolahan produksi.
Fluida dari Gendalo dan Gandang dialirkan dari subsea wells melalui flowline menuju Jangkrik FPU.

Umbilical menghubungkan fasilitas permukaan dengan subsea equipment untuk kebutuhan hydraulic power, electrical power, chemical injection serta control dan communication.
Konfigurasi ini memungkinkan Gendalo–Gandang dikembangkan tanpa membangun floating production facility baru.

JANGKRIK FPU
Jangkrik FPU merupakan existing production facility yang menjadi pusat pengolahan South Hub.
Masuknya produksi Gendalo–Gandang membutuhkan integrasi dengan fasilitas existing, antara lain pada:

- Production receiving system
- Separation
- Gas processing
- Compression
- Condensate handling
- Metering
- Piping
- Electrical system
- Instrumentation
- Process control
- Safety system
- Utility system

Karena fasilitas sudah beroperasi, sebagian pekerjaan juga berupa modification dan tie-in terhadap existing topside facilities.

KAPASITAS SOUTH HUB
Gendalo dan Gandang dikembangkan sebagai satu kesatuan produksi.
South Hub diproyeksikan mencapai plateau sekitar:
± 800 MMSCFD GAS

Angka tersebut merupakan produksi gabungan Gendalo–Gandang, bukan produksi Gendalo secara individual.
Gas yang telah diproses melalui Jangkrik FPU kemudian menggunakan infrastruktur ekspor yang sudah tersedia.

PROJECT SCOPE
DRILLING & WELLS
- Deepwater drilling
- Drilling services
- OCTG
- Cementing
- Logging
- Well testing
- Well completion

SUBSEA WELL SYSTEM
- Subsea wellhead
- Subsea tree
- Completion equipment
- Subsea valves

SUBSEA PRODUCTION SYSTEM
- Manifold
- Control system
- Connectors
- Chemical injection
- Monitoring system

SURF
- Subsea flowline
- Umbilical
- Associated subsea connections

JANGKRIK FPU INTEGRATION
- Production receiving
- Process modification
- Gas compression
- Piping modification
- Tie-in
- Metering
- Utility modification

ELECTRICAL & INSTRUMENTATION
- Electrical system
- Instrumentation
- Control system
- Safety system
- Communication

OFFSHORE INSTALLATION
- Subsea installation
- ROV services
- Construction/support vessel
- Flowline installation
- Hook-up & tie-in

TESTING & COMMISSIONING
- NDT
- Pressure testing
- Pre-commissioning
- System integration
- Commissioning

PROJECT STATUS
FIELD:
Gendalo

DEVELOPMENT:
Gendalo + Gandang — SOUTH HUB
AREA:
Kutai Basin / Makassar Strait, East Kalimantan

OPERATOR:
Eni

STATUS:
FID — March 2026

DEVELOPMENT CONCEPT:
Deepwater subsea development with tie-back to Jangkrik FPU

PRODUCING WELLS:
Approximately 7 wells — Gendalo & Gandang combined

WATER DEPTH:
Approximately 1,000–1,800 meters

PRODUCTION FACILITY:
Existing Jangkrik FPU

PLATEAU PRODUCTION:
Approximately 800 MMSCFD gas — South Hub combined

TARGET START-UP:
2028

POSISI GENDALO DALAM DEEPWATER DEVELOPMENT ENI
SOUTH HUB
GENDALO + GANDANG
→ 7 producing wells
→ subsea production system
→ tie-back
→ Jangkrik FPU

NORTH HUB
GENG NORTH + GEHEM
→ 16 producing wells
→ subsea production system
→ new FPSO
→ export pipeline

Perbedaan ini menjadi ciri utama kedua pengembangan.
Gendalo–Gandang mengoptimalkan existing Jangkrik infrastructure.
Geng North–Gehem membangun pusat produksi baru melalui North Hub.

PROJECT UPDATE MESSAGE
GENDALO ADALAH BAGIAN DARI SOUTH HUB DEEPWATER DEVELOPMENT.

Inti proyeknya adalah:
7 PRODUCING WELLS
→ SUBSEA PRODUCTION SYSTEM
→ FLOWLINE & UMBILICAL
→ TIE-BACK TO JANGKRIK FPU
→ GAS PROCESSING
→ EXISTING EXPORT INFRASTRUCTURE

Dengan konfigurasi tersebut, Gendalo–Gandang menjadi pengembangan deepwater yang memanfaatkan infrastruktur Jangkrik untuk membawa cadangan gas baru menuju produksi pada 2028.

TENDER INDONESIA
PROJECT UPDATE
PROJECT • STATUS • ENGINEERING • FACILITIES • TECHNOLOGY • PROJECT SCOPE

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com