Pada Region Jawa Bagian Timur, diperkirakan akan mengalamikekurangan pasokan gas mulai tahun 2029 akibat keterbatasanpasokan gas pipa. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kekurangan pasokan gas akan ditanggulangi dengan suplai LNGmelalui pembangunan infrastruktur LNG yang memadai. Terminal LNG Jawa Timur direncanakan akan beroperasi pada Tahun 2028 dengan maksimum send out rate mencapai 530 MMSCFD.
PT PGN Tbk (PGAS) bekerja sama dengan PT Pelindo III (Persero) akan membangun terminal LNG Teluk Lamong di Jawa Timur. Pembangunan terminal ini akan dilakukan dalam tiga tahap.
Sementara pengembangan terminal LNG di Bali bertujuan untuk mengakomodasi pasokan gas yang melayani pembangkit di Pesanggaran dan pembangkit di luar lokasi Pesanggaran. Terminal LNG Bali direncanakan akan beroperasi pada kuartal 1 Tahun 2026.
PT. Dewata Energi Bersih menyampaikan bahwa Program Pembangunan Terminal LNG Sidakarya merupakan penugasan kepada Perumda Kerta Bali Saguna, sehingga membentuk PT. Dewata Energi Bersih (DEB) dengan PT. PLN GG untuk mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam penyediaan energi.