Kolaborasi Industri Refractory Nasional Bersama Tender Indonesia, FSII, & BRIN
Refractory adalah tungku yang menjadi jantung dalam banyak industri. Mulai dari industri semen, smelter, kilang, dan banyak lagi. Adapun bahan pembuat material tahan api guna konstruksi tungku (bata tahan api), adalah bauksit. Maka pembangunan industri refractory adalah upaya untuk ketahanan industri nasional, selain itu juga untuk penyerapan material tambang bauksit sebagai wujud hilirisasi.
Saat ini tantangan terbesar adalah bagaimana meningkatkan daya saing guna unggul terhadap produk impor utama ya China. Maka ke depan akan digagas Forum Diskusi bersama BRIN dan Kemenperin dan Kemen ESDM. Tujuannya untuk mendorong peningkatan inovasi dan teknologi refractory, peningkatan investasi, dan penyerapan hilirisasi ke depan agar memberikan multi effect pada industri nasional.
Gallery Album
Kolaborasi Industri Refractory Nasional Bersama Tender Indonesia, FSII, & BRIN
Tampak Tito Loho- CEO TENDER INDONESIA, Dr. Ing Pudji Untoro PEMBINA FSII, Arif dan Albertus INDOPORLEN, Ridwan Sumadi (CEO Benteng Api Technic Tbk), & Muhtar Alim (Teras Teknik Perdana)
;
Kolaborasi Industri Refractory Nasional Bersama Tender Indonesia, FSII, & BRIN