RUBRIK VOLUME 085 :
 
 
BUSINESS UPDATES
MUSTA APMI XII & Prospek Pemboran Migas Indonesia
Untuk mengejar peningkatan produksi maka harus dilakukan pemboran & perawatan sumur massif perlu adanya inisiasi pemboran eksplorasi & eksploitasi plus reaktivasi sumur idle (perawatan sumur) juga wajib dijalankan. Diperkirakan akan ada lebih 1000 sumur pemboran (eksplorasi & eksploitasi), serta kerja ulang / perawatan sebanyak 930 / 36.500 sumur. Ini tentu menjadi penggerak segar bagi Industri jasa, material, & peralatan pemboran Migas.

Tercatat ada 21 Sub Bidang dalam kegiatan JASA PEMBORAN migas (Penyediaan Rig dan Jasa Penunjang lainnya seperti cementing, mud logging, solid control, dsb). Belum lagi MATERIAL PEMBORAN seperti aneka chemical, oil well cement, drill pipe, casing tubing dll).

Termasuk peralatan seperti packer, drilling tool, centralizer, rock bit, dll.Semua ini adalah proyek terkait kegiatan pemboran migas yang seringkali disebut juga kegiatan Sub Surface. Yang mana secara anggaran dapat mencapai migas 70 % dari anggaran belanja perusahaan migas.

Dalam amanatnya saat MUSTA APMI XII (Asosiasi Perusahaan Pemboran Migas & Panas Bumi Indonesia), kpl SKK Migas Bpk Dr. Djoko Siswanto menyampaikan bahwa "Perlunya standar Tarif Harian Operasi yang sehat, karena akan membuat target pemboran migas lancar , karena semua peralatan akan terjaga terpelihara dan siap bekerja dengan aman."MUSTA APMI XII kembali mengangkat Bpk Suprijonggo Santoso sebagai Ketua Umum untuk periode 2024 -2027.

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com