PROJECT REVIEW LAINNYA :
 
 
PROJECT REVIEW
 
2021-01-22 21:53:58
PUPR Alokasikan Rp 12 T Untuk Padat Karya
PROJECT REVIEW kali ini tentang peluang bisnis Proyek Infrastuktur di PUPR Alokasikan Rp 12 T untuk Padat Karya.

Kementerian PUPR pada Tahun Anggaran (TA) 2021 mengalokasikan anggaran senilai Rp 12,06 triliun untuk program infrastruktur kerakyatan melalui skema Padat Karya Tunai (PKT).

Anggaran tersebut ditargetkan dapat menyerap 777.206 tenaga kerja.

Selain infrastruktur berskala kecil, Program PKT juga diarahkan untuk pembangunan infrastruktur sederhana yang tidak memerlukan teknologi. Sehingga manfaatnya diharapkan dapat berkontribusi langsung pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca Pandemi Covid-19.

Adapun rincian anggarannya, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,23 triliun untuk program infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) yang akan dilaksanakan melalui skema PKT oleh seluruh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS/BWS), Ditjen SDA Kementerian PUPR yang tersebar di 34 Provinsi.

Alokasi anggaran tersebut disalurkan melalui 7 kegiatan yakni :
1.    Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di 10.000 lokasi sebesar Rp 2,25 triliun.
2.    Pembuatan Akulfer Buatan Simpanan Air Hujan (ABSAH) sebesar Rp 70,8 miliar yang tersebar di 265 lokasi.
3.    Pelaksanaan kegiatan Operasi dan Pemeliharaan (OP) Air Tanah dan Air Baku di 1.703 lokasi sebesar Rp 68,49 miliar.
4.    OP Irigasi dan Rawa di 735 lokasi sebesar Rp 213 miliar.
5.    Tugas Pembantuan OP Irigasi dan Rawa sepanjang 2.041 km sebesar Rp 328 miliar.
6.    OP Sungai dan Pantai di 1.360 lokasi dengan anggaran sebesar Rp 244 miliar.
7.    OP Bendungan, Danau, Situ, Embung sebesar Rp 60,52 miliar di 503 lokasi.

Di Bidang Jalan dan Jembatan, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga menganggarkan dana sebesar Rp 3,01 triliun untuk :
1.    Pekerjaan preservasi jalan senilai Rp 1,05 triliun.
2.    Preservasi jembatan sebesar Rp 460 miliar.
3.    Revitalisasi drainase jalan sebesar Rp 1,5 triliun.

Pelaksanaan program peningkatan infrastruktur konektivitas akan dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN/BPJN) yang tersebar di 34 provinsi.
1.    Di bidang Permukiman, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,36 triliun untuk :
1.    Program PKT reguler seperti Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di 4.390 desa dengan anggaran Rp 910 miliar.
2.    Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) sebesar Rp 1,56 triliun di 1.260 lokasi.
3.    Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di 147 lokasi dengan anggaran Rp 90 miliar.
4.    Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di 900 kecamatan sebesar Rp 540 miliar.
5.    Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di 261 kelurahan dengan anggaran Rp 260 miliar.

Selanjutnya anggaran padat karya juga disalurkan Ditjen Perumahan melalui program rumah subsidi atau dikenal dengan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 114.900 unit. Pada TA 2021, Kementerian PUPR mengalokasikan Rp 2,46 triliun yang direalisasikan melalui peningkatan kualitas rumah swadaya.

Demikianlah PROJECT REVIEW kali ini.

Informasi terlengkap tender proyek, daftar pemenang tender, dan daftar proyek yang akan datang, dapat dilihat dengan menjadi member.

Cakupannya adalah semua info Tender Proyek SKK Migas dan Pertamina, Tambang, Power Plant dan PLN, Infrastruktur PUPR dan Property, serta proyek Telekomunikasi, Agro, Manufaktur, Bandara & Pelabuhan, Finansial, Geothermal, Petrochemical, dsb.

Segera mendaftar dan dapatkan manfaatnya di www.tender-indonesia.com
 
All Rights Reserved © Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com