PROJECT REVIEW LAINNYA :
 
 
PROJECT REVIEW
 
2020-08-25 14:26:25
Tujuh Proyek WIKA di Luar Negeri
PROJECT REVIEW kali ini tentang peluang bisnis Proyek Multiproject di Tujuh Proyek WIKA di Luar Negeri

Kami sampaikan, kini info semua Tender Proyek SKK Migas dan Pertamina, Tambang, Power Plant dan PLN, Infrastruktur PUPR dan Property, serta Telekomunikasi, Agriculture, Manufacture, Multiproject, Air Transportation, Marine Transportation, Financial dapat diakses lengkap di www.tender-indonesia.com

Tujuh proyek luar negeri yang melibatkan Wika dan ditargetkan selesai pada 2020 dan 2021 antara lain, proyek Proposed Sg. Limbang Cable Stayed Bridge di Sarawak, Malaysia. Salah satu BUMN di Sarawak menggandeng Wika dengan lingkup pekerjaan struktur utama jembatan.

Wika menggarap proyek jembatan yang akan menghubungkan kota Limbang ke Brunei Darussalam ini pada tahun 2018, dan direncanakan akan selesai pada tahun 2021. Jembatan full cable stayed pertama yang digarap Wika di luar negeri ini terbentang sepanjang 772 meter dan lebar 20,5 meter di atas Sungai Limbang.

Jembatan ini diperkirakan bakal menjadi ikon baru di Sarawak dan berpotensi menjadi destinasi wisata baru. Sebelumnya, Wika memiliki rekam jejak di Malaysia dengan menggarap proyek  Mydin Supermall di Kuching, Sarawak, sejak 2014.

Sementara itu, Wika bersama perusahaan konstruksi Filipina tengah menggarap jembatan Arch Bridge atau jembatan lengkung dengan panjang linear 104 meter. Proyek tersebut merupakan proyek pertama Wika di Filipina sekaligus menjadi proyek jembatan Arch Bridge pertama Wika di luar negeri. Pekerjaan yang tengah berlangsung fokus pada pengerjaan instalasi jembatan.

Proyek ini ditargetkan rampung pada 2020. Wika tercatat masuk ke Filipina sejak 2018 melalui keterlibatan perseroan pada proyek Reconstruction of Clarin Bridge yang menghubungkan provinsi Bohol ke pulau Panglau. Area ini merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Filipina. Sebelumnya jembatan tersebut sempat runtuh akibat gempa bumi pada 2013.

Untuk di Myanmar, terdapat dua proyek yang akan selesai pada tahun ini dan tahun depan. Pertama, Yangon Circular Railway Upgrading. Proyek ini tercatat sebagai proyek perdana Wika di Negeri Pagoda Emas pada tahun 2018 lalu setelah resmi digandeng oleh kontraktor terbesar Myanmar, Shwe Taung. Setelah hampir dua tahun menggarap perbaikan rel kereta double track sepanjang 44 km di Yangon, proyek ini ditargetkan mampu rampung pada Desember 2020.

Proyek di Myanmar selanjutnya adalah saat Tokyu Construction menggandeng Wika untuk bermitra pada proyek Yangon Mandalay Railway pada 2019. Jalur kereta ini merupakan jalur antar kota di Bago State yang dirancang dengan sistem double track sepanjang 60 KM. Proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas transportasi ini ditargetkan selesai pada tahun 2021 mendatang. Tak ketinggalan, Wika pun menggarap sejumlah proyek bandara, ruas jembatan, dan dermaga di Timor Leste sejak 2012.

Saat ini, Wika tengah mengerjakan infrastruktur jembatan yang akan menghubungkan Desa Soibada ke jalan utama menuju Manatutu. Proyek ini dikenal dengan sebutan Soibada Bridge dan akan selesai pada Desember 2020. Pandemi Di Afrika Barat, Wika mendapat tanggung jawab mengerjakan Istana Kepresidenan Republik Niger. Pekerjaan yang menjadi lingkup perseroan adalah empat bangunan meliputi ballroom,  head of state atau bangunan pendukung di sekitar ballroom, service building atau pusat kontrol dan pavillion of president atau tempat tinggal presiden beserta keluarga.

Demikianlah PROJECT REVIEW kali ini, semoga dapat memberikan wawasan informasi peluang bisnis bagi anda. Informasi lengkap terkait tender proyek, daftar pemenang tender proyek, dan daftar proyek yang akan datang dapat dilihat selengkapnya dengan menjadi member di www.tender-indonesia.com
 
All Rights Reserved © Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com