PROJECT REVIEW LAINNYA :
 
 
PROJECT REVIEW
 
2020-06-26 12:49:49
Terminal Kijing Beroperasi Akhir 2020
PROJECT REVIEW kali ini tentang peluang bisnis Proyek Infrastruktur di Terminal Kijing  Beroperasi Akhir 2020.

Kami sampaikan, kini info semua Tender Proyek SKK Migas dan Pertamina, Tambang, Power Plant dan PLN, Infrastruktur PUPR dan Property, serta Telekomunikasi, Agriculture, Manufacture, Multiproject, Air Transportation, Marine Transportation, Financial dapat diakses lengkap di www.tender-indonesia.com

Terminal Kijing yang terletak di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, merupakan salah satu proyek strategis nasional yang sedang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan.

Sebagai salah satu proyek strategis nasional, Terminal Kijing akan menjadi pelabuhan berstandar internasional terbesar di Pulau Kalimantan. Keberadaannya akan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mempawah.

Pembangunan Terminal Kijing telah dimulai sejak tahun 2018, yaitu diawali dengan ditandatanganinya perjanjian Konsesi Pembangunan dan Pengusahaan Terminal  Kijing antara Kementerian Perhubungan dan PT. Pelabuhan Indonesia II (persero) pada bulan Juli 2018, dimana ruang lingkup dari perjanjian konsesi ini meliputi pemberian hak kepada PT. Pelabuhan Indonesia II (persero)/IPC untuk melakukan pembangunan dan pengusahaan jasa kepelabuhanan dengan jangka waktu perjanjian konsesi selama 69 tahun.

Pada Tahap Pertama total investasi pembangunan adalah sebesar Rp 14,45 Triliun dan ditargetkan akan mulai beroperasi sebagian pada akhir Tahun 2020.

Adapun rencana pembangunan Kijing ini meliputi pembangunan sisi laut (offsshore) dan pembangunan sisi darat (Onshore) yang berada di dalam lahan seluas 200 Ha tersambung oleh trastle sepanjang 3,5 Km.

Beberapa fasilitas yang dibangun di Terminal Kijing ini nantinya meliputi empat Zona yaitu :
1.    Zona Petikemas dengan total kapasitas 1.950.000 Teus/tahun (Tahap I : 950 Teus/tahun dan Tahap II : 1.000.000 Teus/tahun).
2.    Zona Curah Cair dengan total kapasitas sebesar 12.180.000 ton/tahun (Tahap I : 8.340.000 ton/tahun dan Tahap II :  3.840.000 ton/tahun).
3.    Zona Kering dengan total kapasitas sebesar 15.000.000 ton/ tahun.
4.    Zona Multipupose dengan total kapasitas sebesar 1.000.000 ton/tahun (Tahap I : 500.000 Ton/Tahun, Tahap II : 500.000 Ton/Tahun).

Sedangkan pada tahap pertama (Tahap Inisial), beberapa fasilitas yang dibangun antara meliputi lapangan Terminal Petikemas ukuran 1.000 m x 100 m, lapangan sisi darat seluar 13, 8 Ha, Trestle ukuran 3.450 x 19,8 m, dengan estimasi kapasitas pada terminal petikemas sebanyak 500.000 Teus dan estimasi kapasitas Terminal Multipurpose sebanyak 500.000 ton.

Saat ini, berdasarkan laporan pelaksanaan progres pekerjaan dari PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) pelaksanaan pembangunan fisik kostruksi Terminal Kijing hingga akhir Mei 2020 telah mencapai sekitar 60 % dan ditargetkan akan selesai pada pada bulan November 2020.

Demikianlah PROJECT REVIEW kali ini, semoga dapat memberikan wawasan informasi peluang bisnis bagi anda. Informasi lengkap terkait tender proyek, daftar pemenang tender proyek, dan daftar proyek yang akan datang dapat dilihat selengkapnya dengan menjadi member di www.tender-indonesia.com

 
All Rights Reserved © Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com