OTHERS CSR :
 
  \
CSR


2020-10-22
Pertamina Dukung UMKM Gunakan Bright Gas
Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kota Kupang kini bisa semakin berbangga untuk berdiri diatas kaki sendiri (Berdikari) melalui penggunaan bahan bakar Liquified Petroleum Gas (LPG) yang lebih praktis dan ekonomis dibanding minyak tanah.

Sebanyak 51 pelaku UMKM Bright Gas, calon mitra binaan Pertamina, di sektor kuliner Kota Kupang mulai berkomitmen tidak menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar memasak. Pelaku UMKM itu sudah siap untuk naik kelas.

Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus secara bertahap mencoba melakukan sosialisasi dan edukasi bagi UMKM dan masyarakat mengenai bentuk energi yang lebih praktis, aman dan ramah lingkungan di skala rumah tangga berbentuk LPG.

Sales Area Manager (SAM) Retail Wilayah NTT Ahmad Tohir mengatakan, Pertamina memberikan apresiasi bagi para pelaku UMKM sektor kuliner yang menjadi pionir untuk mulai beralih menggunakan LPG Bright Gas yang berkualitas.

Tohir menambahkan, kompor jenis high pressure itu membuat pelaku UMKM kuliner bisa meningkatkan layanan dan kapasitas produksinya, karena kompor jenis ini memiliki penyebaran panas yang cepat dan merata, sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk matang.

Selain itu, Pertamina menawarkan Program Pinky Movement sebagai bagian dari Program Kemitraan BUMN. Pertamina mengajak pelaku UMKM pengguna LPG agar dapat lebih mandiri.

Dalam sosialisasinya, Pertamina menyampaikan persyaratan dan kriteria yang diperlukan bagi pelaku UMKM untuk menjadi mitra Pertamina, antara lain adalah Warga Negara Indonesia (WNI), belum memenuhi persyaratan untuk mengajukan bantuan permodalan ke lembaga keuangan (Bank atau nonbank), memiliki kekayaan bersih maksimal 500 Juta rupiah atau omzet usaha tahunan maksimal 2,5 miliar rupiah dan memiliki usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan.
...

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com