|
Tahun depan, Kementerian Perdagangan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 200 miliar untuk revitalisasi sejumlah pasar tradisional. Alokasi itu di luar jumlah Dana Alokasi Khusus (DAK). Adapun DAK untuk revitalisasi pasar mencapai Rp 500 miliar. Menurut Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, DAK berfokus untuk memperbaiki 246 pasar. Sedangkan di luar DAK, menargetkan 120 pasar, 10 di antaranya akan menjadi pasar percontohan.
Sebanyak 10 pasar percontohan tersebar di beberapa provinsi, diantaranya Pasar Agung, Denpasar; Pasar Skow Papua Barat; dan Pasar Pangurutan, Sumatera Utara. Pasar percontohan merupakan pembangunan pasar secara holistik dan komprehensif. Mulai dari fisik hingga manajemen pasar. Pengelolaan pasar dengan cara pendampingan para pedagang pasar juga akan dilakukan dengan lama waktu 3 tahun setelah pasar dibangun.
"Sehingga pasar bisa berjalan dengan baik," kata Mari. Program revitalisasi dilakukan karena mayoritas atau sekitar 95% dari 4.000 pasar tradisional kondisi fisiknya sudah tidak layak. "Kami ingin mengembangkan pasar untuk rakyat secara holistik, secara komprehensif.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|