|
(Sulawesi Selatan) Perusahaan terkemuka Korea Selatan, Daewoo Logistic, menyatakan ingin membangun pembangkit listrik (power plant) di Bantaeng, Sulawesi Selatan. Tujuannya membantu mengatasi keterbatasan daya listrik di Kabupaten Bantaeng. "Pembangkit listrik itu akan memanfaatkan batang dan tongkol jagung sebagai bahan bakar," kata Bupati Bantaeng H M. Nurdin Abdullah.
Menurut Bupati Nurdin, perusahaan Korea Selatan itu sudah menyatakan minatnya. Untuk itu, petinggi perusahaan yang bergerak di bidang agrobisnis itu akan ke Bantaeng melihat potensi tanaman jagung yang akan menjadi pasokan bahan bakar. "Mereka sudah berminat dan segera melakukan penjajakan," ujar dia. Namun Nurdin belum bisa menyebutkan secara pasti tanggal dan bulan kedatangan para petinggi Daewoo Logisticke kabupaten yang terkenal dengan pembuatan kapal orang Bugis itu.
Bupati Nurdin berjanji memberikan kemudahan investasi seperti investor lainnya yang sudah menanam modalnya di kabupaten yang berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ini. Bila rencana investasi ini terealisasi, dia melanjutkan, pembangunan power plant akan disebar pada beberapa titik yang dianggap membutuhkan banyak energi listrik.
Bila semua rencana itu bisa diwujudkan, Bupati Nurdin melanjutkan, program desa mandiri energi dan mandiri pangan diharapkan dapat tercapai. Selain itu, dia menambahkan, dia berharap akan ada lebih banyak lagi limbah perkebunan yang bisa dimanfaatkan.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|