|
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, armada bus untuk koridor I Blok M-Kota akan diganti dari bus tunggal menjadi bus gandeng pada 2012. "Hal itu dilakukan untuk memperbesar daya angkut penumpang Transjakarta yang terus meningkat," kata Pris, sapaan akrabnya.
Dengan kapasitas yang lebih besar, bus gandeng diharapkan dapat mengurangi penumpukan penumpang di halte. "Ini jalur gemuk. Kalau dengan bus gandeng, akan lebih banyak lagi yang terangkut," ujarnya. Saat ini koridor Blok M-Kota mengangkut 83 ribu penumpang per hari.
Bus gandeng, menurut dia, bisa mengangkut 180 penumpang sekali jalan. Dua kali lipat dari bus tunggal, yang cuma bisa mengangkut 85 penumpang. "Amat efektif," ia menegaskan.
Pris berharap, rencana ini dapat diwujudkan oleh operator baru koridor Blok M-Kota. "Kontrak antara Pemprov DKI Jakarta dan operator Transjakarta koridor I (Blok M-Kota) akan habis tahun ini," tuturnya. Proses lelang akan dimulai pada Juni 2011.
Berdasarkan data, saat ini ada 524 bus Transjakarta yang terdiri atas 472 bus tunggal dan 52 bus gandeng. Rencananya, bus gandeng ini akan tersedia di semua koridor pada 2016. Secara bertahap, bus gandeng ditargetkan sebanyak 781 unit. "Tahun ini, Dishub akan menambah 44 bus gandeng. Tahun 2012 sebanyak 89 bus, dan tahun 2013 hingga 2016 sebanyak 90 bus," ia menjelaskan.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|