LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 


 


 


 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Oil & gas
  Agustus, PHE ONWJ perbaiki anjungan
Marine transportation
  Pelindo III siapkan Rp 10 Triliun
Properti
  Gunas Land garap Vida Bekasi Rp 700 M
Heavy equipment
  Trakindo Incar Penjualan 690 Unit Alat Berat di KTI
Electricity
  PLN tambah suplai listrik 365 MW ke Sumatra Utara dan Aceh
 
 


 




 
 






BREAKING NEWS
Thu, 10/03/2011
Petronas minati proyek Selat Sunda
Infrastructure


Kementerian Pekerjaan Umum mengungkapkan investor asal Jepang dan Malaysia,  seperti Petronas minati pembangunan Selat Sunda.  Proyek senilai Rp 250 triliun itu akan dibangun oleh sebuah konsorsium yang terdiri dari BUMN,  BUMD dan sejumlah perusahaan konstruksi skala besar.  

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengatakan investor Malaysia yang berminat untuk ikut membangun jembatan sepanjang 30 kilometer tersebut adalah Khazanah Sdn Bhd,  Putra Jaya Holding Petronas,  dan sejumlah investor Jepang.   

Untuk investor lokal yang serius mengikuti perkembangan hingga tahap prastudi kelayakan yaitu PT Artha Graha.   

"Banyak investor yang berminat baik lokal maupun asing.   Sejauh ini yang terus mengikuti perkembangan studi kelayakan proyek ini yaitu perusahaan Malaysia seperti Khazanah,  Putra Jaya Holding,  dan Petronas.   Beberapa investor Jepang ada yang perorangan maupun yang melalui lembaga donor Japan International Cooperation Agency (JICA)," katanya.  

Dia menambahkan pemerintah tengah membentuk badan pelaksana atau konsorsium yang memiliki otoritas khusus dalam pembangunan dan pengelolahan jembatan Selat Sunda yang diatur dalam peraturan Presiden.   
Konsursium tersebut akan melibatkan investor yang mempunyai kemampuan tinggi di bidang konstruksi.
    

"Kami memang mengundang investor yang memiliki kemampuan tinggi dibidang kontruksi,  konsorsium itu nanti memiliki otoritas khusus untuk menandai dan membangun jembatan Selat Sunda," ujarnya.    

Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan perpres terkait pembentukan konsorsium JSS tersebut diperkirakan selesai pertengahan tahun ini,  sehingga pembangunan jembatan yang menghubungkan Provinsi Banten dengan Lampung itu bisa segera direalisasikan.    

"Kami telah menyelesaikan draf perpres tersebut,  diharapkan selesai pertengahan tahun ini," tuturnya.   

Sementara itu,  Deputi Bidang Infrastruktur dan Logistik Kementerian BUMN Sumaryanto Widayatin menilai perlunya untuk menghitung ulang kemampuan kapasitas fiskal nasional dalam pembiayaan jembatan Selat Sunda yang membutuhkan dana sekitar Rp 250 triliun.       

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.   
 
NEWS SEKTOR INFRASTRUCTURE LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (24-04-2014) : 512
JUDUL TENDER (24-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 


 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com