LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Infrastructure
  Jalan Cirabit segera diperbaiki
Air transportation
  Apron bandara Supadio diperluas jadi 85 x 100 meter
Marine transportation
  Petrogres perluas dermaga dan gudang Rp 515,7 Miliar
Oil & gas
  Mitsubishi siapkan US$ 20 Miliar lanjutkan investasi di RI
Marine transportation
  TINS investasi kapal senilai Rp 1,6 Triliun
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Fri, 25/02/2011
Pusri-Yordania jajaki kerja sama
Agriculture

(Sumatra Selatan) PT Pusri saat ini sedang menjajaki kerja sama dengan investor asal Yordania,  yakni PT Jordan Phosphate Mines Company (JPMC),  terkait kerja sama pembangunan pabrik di kawasan Tanjung Api-api (TAA).   

Hal ini terungkap seusai pertemuan tertutup antara Gubernur Sumsel Alex Noerdin dengan Direktur Utama PT Pusri Eko Sunarko AK.   Direktur Utama PT Pusri Eko mengatakan,  pada 8 Februari lalu pihaknya telah melakukan pertemuan dengan salah satu calon investor pembangunan Pabrik Pusri di TAA.   Dalam pertemuan itu dibahas secara detail penyusunan feasibility study (FS),  yang direncanakan pabriknya dibangun di TAA.  "Kita menyiapkan data-data dan lainnya,  untuk membuat FS yang bagus,  jadi kita akan join dengan mereka (Yordania)," ungkap Eko.   Namun,  dia menjelaskan, bahwa pertemuan itu baru bersifat penjajakan.  

Termasuk juga jumlah pabrik yang dibangun bekerja sama dengan JPMC masih belum dibicarakan.   "Besaran biaya,  sharing profit dan teknis lainnya masih akan dikaji lebih lanjut.  Yang jelas,  jika mereka membuat pabrik,  maka kita akan membuat NPK-nya.  Kita akan membuat pabrik yang integrated di TAA nanti," katanya.    

Disinggung masalah target pembangunan,  pihaknya belum dapat mematok kapan target waktu pembangunan pabrik TAA bisa terealisasi.   Pasalnya,  pihaknya masih menunggu kesiapan kawasan TAA itu sendiri.   "Kawasan TAA memang sudah ditetapkan kawasan ekonomi khusus,  tapi kita pasti menunggu keppresnya,  dan proses lainnya.   Setelah itu selesai,  maka kita baru akan bergerak ke sana.
   

Keuntungannya jika dibangun pabrik di TAA akan besar,  baik untuk Pusri sendiri dan juga perekonomian Sumsel," tegasnya.   Sementara itu,  Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menjelaskan,  kawasan TAA sudah dijadikan kawasan ekonomi khusus.   Sehingga,  pengembangan industri skala besar akan terfokus di TAA,  salah satunya PT Pusri yang mendapatkan alokasi lahan,  untuk membangun proyek NPK dan pabrik lain berbasis kimia.   

Gubernur juga menyarankan agar Pusri mengkaji kemungkinan pengembangan industri produk dari hasil karet,  terlebih Sumsel terkenal dengan daerah penghasil karet terbesar.    

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.   
 


SEKTOR AGRICULTURE LAINNYA :