LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 


 


 


 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Infrastructure
  Kadin: Sebaiknya geber pembangunan infrastruktur
Infokom
  Telkom pasang fiber optik pada jaringan baru
Land transportation
  Jalur MRT tetap melayang
Properti
  Jaya Real Property akan renovasi pasar Senen
Electricity
  Bank Mandiri bangun pembangkit mikro hidro
 
 


 




 
 






BREAKING NEWS
Thu, 24/02/2011
Proyek panas bumi Supreme Energy ditargetkan beroperasi di 2012
Geothermal


PT Supreme Energy tersenyum lebar.  Pasalnya,  setelah penandatanganan Permen Penugasan PLN,  Supreme Energy akan mulai melakukan kegiatan eksplorasi.   Sebelumnya,  perusahaan ini khawatir kegiatan pengembangan panas bumi berhenti.    

Presiden Direktur dan CEO Supreme Energy Supramu Santosa menargetkan,  kegiatan eksplorasi untuk ketiga wilayah kerja panas bumi (wkp) ini bisa dilakukan di 2012.    

"Kalau sudah tanda tangan PPA dengan PLN pada bulan depan,  kita segera melakukan kegiatan untuk mencari potensi sumur.   Tahun depan kita akan mulai drilling," ujar Supramu.    

Seperti diketahui,  PT Supreme Energy memiliki 3 wilayah kerja panas bumi,  yaitu di Liki Pinangawan (Sumatera Barat),  Gunung Rajabasa (Lampung) dan Rantau Dedap (Sumatera Selatan).   Ketiga wkp itu sempat berhenti karena tak kunjung ada ppa dengan PLN.   Khusus untuk Liki Pinangawan dan Gunung Rajabasa,  perusahaan ini akan menandatangani PPA pada Maret 2012.   Sedangkan,  Rantau Dadap masih menunggu surat penugasan dari pemerintah.    

Lanjut Supramu,  dari ketiga wkp itu,  yang akan dikerjakan duluan adalah wkp di Liki Pinangawan,  karena lokasinya yang mudah.   Dia berharap,  kegiatan eksplorasi di Liki Pinangawan bisa dilakukan pada Januari 2012.   Kemudian,  menyusul yang ada di Gunung Rajabasa dan Rantau Dadap pada Juni 2012.   

"Ketiga wkp kita kan bagian dari proyek 10.000 mw tahap II.   Kita targetkan pada akhir 2013 atau awal 2014 sudah onstream," kata Supramu.    

Untuk mengembangkan ketiga wkp tersebut,  tak tanggung-tanggung,  Supreme Energy harus merogoh kocek US$ 2 miliar.   Masing-masing kapasitas panas buminya mencapai 220 mw.   "Jadi kalau tiga ya 660 mw.   Itu cukup besar,  kami akan fokus di sana dan belum melirik wkp lain," terang Supramu.   

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.   
 
NEWS SEKTOR GEOTHERMAL LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (24-04-2014) : 512
JUDUL TENDER (24-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 


 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com