|
Proyek pembangunan Terminal Pulogebang terus dikebut. Terminal ini rencananya menjadi pengganti terminal bus antarkota antarprovinsi (AKAP) Pulogadung, yang terletak di sisi kanan tol Cakung- Cilincing arah utara.
Terminal yang akan dibangun dua lantai ini, menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, konsepnya seperti Terminal Blok M, yang juga dilengkapi mal di dalamnya. "Fasilitas pendukung, seperti stasiun pengisian BBM dan BBG, juga akan dibangun di terminal," ucap pria yang akrab dipanggil Pristono.
Pristono menjelaskan, semua kendaraan yang keluar-masuk terminal akan melewati pintu tol yang melintasi jalan layang baru-seperti Semanggi. Titik lokasi keluar-masuk kendaraan dari terminal ini adalah ke jalan tol Jakarta Outer Ring Road.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Ery Basworo mengatakan desain jalan layang untuk keluar-masuk terminal ini sudah rampung dan tinggal diterapkan saja. Jalan layang itu, menurut dia, memiliki panjang 1 kilometer dengan dua jalur kendaraan. "Ada dua jalan layang. Yang untuk masuk dan yang untuk keluar," kata Ery.
Ery menjelaskan, bentuk jalan layang akan seperti huruf S, yang di awal dan ujung lintasannya dilengkapi dengan garis akselerasi kendaraan untuk memberi kesempatan mobil mengurangi atau menambah kecepatan.
Pembangunan terminal ini, menurut Pristono, akan memakan biaya Rp 450 miliar dan ditargetkan rampung pada pertengahan 2012. Kini pembangunan fisik baru pada tahap pembuatan pagar. Proyek ini diprakarsai oleh Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta. Pembangunan jalan layang untuk akses keluar-masuk kendaraan ke terminal dipegang dinas pekerjaan umum, sedangkan desain terminal oleh dinas perhubungan. Adapun Terminal Pulogadung akan berfungsi untuk terminal bus Transjakarta.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|