|
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) berencana menghentikan pengoperasian empat pembangkit listrik berbahan bakar minyak (BBM) di Pulau Jawa mulai pertengahan tahun ini, untuk mencapai target penghematan penggunaan bahan bakar paling sedikit 1 juta kiloliter (kl) per tahun.
Keempat pembangkit yang akan dihentikan tersebut, yakni PLTG Tambak Lorok berkapasitas 1.000 MW, PLTGU Muara Karang, PLTGU Muara Tawar, dan PLTGU Tanjung Priok.
Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengemukakan selama ini keempat pembangkit yang banyak menyedot penggunaan BBM tersebut memasok listrik ke berbagai kawasan di Jakarta, Semarang, dan Surabaya melalui sistem jaringan 500 kV yang disupplai dari PLTU Suralaya dan PLTU Paiton.
"Mulai pertengahan tahun ini, keempat pembangkit yang banyak menyedot BBM itu akan kita matikan dan dijadikan sebagai cadangan saja. Ini yang saya sebut pembunuhan berencana, untuk menghemat pemakaian BBM paling sedikit 1 juta kiloliter per tahun," tutur dia.
Sebagai gantinya, jelas dia, pasokan listrik pembangkit tersebut akan dipasok dari gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET) dan trafo interbus transformer (IBT) tambahan yang sedang dalam proses pembangunan.
Bila saat ini kawasan Semarang mendapatkan pasokan listrik dari PLTG Tambak Lorok, lanjut dia, nantinya digantikan oleh GITET Ungaran melalui jaringan 500 kV, dengan menambah jumlah satu unit IBT sehingga menjadi tiga IBT.
Selain itu, dia menambahkan, kebutuhan listrik untuk kawasan Semarang juga akan terpenuhi dengan adanya tambahan pasokan sebesar 600 MW dari PLTU Rembang 2x300 MW, melalui sistem 150 kV.
"Berarti untuk Semarang itu mendapatkan pasokan listrik 1.000 MW, di mana 400 MW dari sistem 500 kV melalui GITET Ungaran dan yang 600 MW dari Rembang. Pada pertengahan 2011, (PLTG Tambak Lorok) sudah bisa dimatikan semua. Penghematan itu minimal Rp 1 triliun, untuk Semarang saja."
Dia memaparkan PLN akan menambah tujuh GITET, di antaranya di Gandul, Bekasi, Cibatu, dan Depok untuk menggantikan pasokan listrik dari ketiga pembangkit BBM tersebut. Sekarang (tujuh GITET) dalam proses pemasangan semuanya. Dalam tahun ini akan selesai, sehingga penggunaan BBM PLN bisa diturunkan," jelasnya.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|