LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Keuangan
  Toraja Utara tunggu Rp 110 M dari Pemprov
Info tender
  371 tender proyek
Agriculture
  Investasi budi daya buah naga menggiurkan
Mining
  Januari, pemboran di lima titik
Infrastructure
  Empat proyek dibiayai dari utang
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Thu, 06/01/2011
Radiant kantongi carry over hingga 2010 senilai Rp 1 Triliun
Oil & gas

PT Radiant Utama Intrinsco Tbk mengantongi kontrak carry over dari 2010 hingga 2012 sekitar Rp 1 triliun.   Perseroan pun akan menggenjot tambahan perolehan kontrak barunya tahun ini.   

Corporate Secretary Radiant Coki Lubis mengatakan tahun ini pihaknya siap mengalokasi dana belanja modal sebesar Rp 20 miliar yang akan digunakan untuk perbaikan alat-alat perusahaan.   Dana tersebut sepenuhnya bersumber dari kocek internal perusahaan.   

"Jika kami mendapatkan tambahan kontrak lagi.   Kemungkinan angka belanja modal kami akan bertambah.   Kami masih punya standby loan sekitar US$ 10 juta yang bisa kami gunakan untuk tambahan belanja modal," ujar Coki.  

Tahun lalu,   Radiant mengantongi penjualan sekitar Rp 1,1 triliun.   Adapun,  proyek-proyek yang ditangani perseroan di 2010 antara lain berasal dari production sharing contract (PSG),  jasa pendukung operasi,  dan sisanya berasal dari jasa inspeksi serta jasa sertifikasi mutu.    

Beberapa kontrak PSC yang didapat perseroan antara lain kontrak PSC di Kalimantan senilai Rp 79 miliar,  PSC di Jawa Timur senilai Rp 43,3 miliar,  PSC di Sumatra senilai Rp 40,9 miliar,  dan PSC di Jawa Barat sebesar Rp 26,2 miliar.   

Sampai saat ini,  Radiant juga masih mencari suntikan dana untuk pembiayaan tahap pertama di proyek Blok Bukit Barisan (Sumatra Barat) sekitar US$ 10 juta.   Dana tersebut rencana akan dipakai untuk pengembangan selama tiga tahun pertama.   Lanjutnya,  pengembangan tahap kedua diperkirakan akan membutuhkan dana sekitar US$ 15 juta.   

Pihak Radiant sudah menjajaki kemungkinan kerjasama dengan beberapa investor baik dari dalam maupun luar negeri.   Namun,  perseroan belum mendapatkan kesepakatan yang diinginkan.    

Perseroan menargetkan Blok minyak dan gas bumi Bukit Barisan bisa memulai pengeborannya pada kuartal II/2011.   Saat ini perseroan masih melakukan tahapan eksplorasi seismic pada blok tersebut.   Pendanaan untuk tahapan tersebut diambil dari kocek internal perusahaan.   Dia berharap pihaknya bisa segera memproduksi blok tersebut.   

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.   
 


SEKTOR OIL & GAS LAINNYA :