LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Properti
  Lippo Cikarang akan bangun Citywalk 2
Properti
  Selaras Kembangkan Proyek Rp 700 Miliar
Keuangan
  Mebeler gedung baru DPRD DKI Rp 23,5
Electricity
  Bangun pembangkit listrik tenaga batubara
Infrastructure
  Proyek jalingkut Tegal-Brebes mandek, pemerintah target selesai awal 2014
 
 

 


 
 




BREAKING NEWS
Thu, 30/12/2010
Impor beras tahun depan bakal sulit
Agriculture

Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan memperkirakan pemerintah Indonesia bakal kesulitan mengimpor beras tahun depan.   "Saya dari Hanoi (ibu kota Vietnam).    Ada sinyal tak mudah kalau harus mengimpor beras.   Saat ini Vietnam dan Thailand mengerem ekspor," katanya.    

Menurut Rusman,  kedua negara tersebut mengerem ekspor untuk memperkuat cadangan beras dalam negeri akibat anomali cuaca tak menentu,  yang kerap terjadi belakangan ini.   Sebab itu,  ia menyarankan pemerintah segera menyusun langkah dalam memenuhi cadangan beras domestik tanpa perlu mengimpor.    

"Ya,  kita harus maksimal.   Bagaimana meningkatkan produksi kalau kita harus memenuhi kebutuhan dalam negeri? Harusnya ada semacam jalur khusus agar petani tetap bergairah dalam menanam padi di tengah suasana anomali musim saat ini," ujar Rusman.    

Akibat cuaca yang tak bersahabat,  target pengadaan beras pemerintah tahun ini sebesar 3,2 juta ton tak terpenuhi,  sehingga pemerintah memutuskan impor.   Realisasi pengadaan beras Perum Bulog hanya 1,931 juta ton.   Agar memenuhi target stok sampai akhir tahun 1,5 juta ton,  Bulog mengimpor 1,08 juta ton.     

Kepala Bulog Soetarto Alimoeso memperkirakan,  dengan persediaan sampai akhir tahun 1,6 juta ton,  ditambah pembelian beras dari petani mulai Februari,  maka Juni 2011 pengadaan beras 2,5 juta ton.  Tahun lalu produksi beras tumbuh 2,46 persen.   Jika produksi beras tahun depan tumbuh lebih dari 4 persen,  target pengadaan beras 3,2 juta ton bakal terpenuhi.   

Jika itu terpenuhi,  pemerintah ada kemungkinan bisa menstabilkan harga beras.   Sebab,  sebelumnya sejumlah kalangan memperkirakan harga beras tahun depan masih menunjukkan kenaikan.   "Banyak yang memprediksi harga masih naik,  tapi ada kemungkinan awal tahun produksi lumayan bagus," kata Soetarto.    

Kecenderungan ketidakpastian harga,  kata Soetarto, juga terjadi di negara-negara lain,  seperti Thailand,  Vietnam,  dan Pakistan.   Faktor cuaca masih mendominasi penyebab ketidakpastian harga.   Pasokan harga di negara-negara tersebut dikhawatirkan terganggu lantaran ancaman banjir.     

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.    
 
NEWS SEKTOR AGRICULTURE LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (17-04-2014) : 8
JUDUL TENDER (17-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 

 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com