|
PT Adaro Energy Tbk berharap bisa mengakuisisi tambang batu bara di Tanah Air yang memiliki cadangan minimal 300 juta ton.
Deputy Corporate Secretary Adaro Energy Devindra Ratzarwin mengatakan untuk akuisisi tambang batu bara pihaknya masih memiliki dana yang mencukupi.
Dengan begitu, Adaro belum menyiapkan opsi pendanaan tambahan untuk rencana tersebut.
"Dana kami masih cukup. Adaro masih terus lihat-lihatlah mana yang cocok. Semua tambang di Tanah Air kami lihat misalnya Kalimantan dan Sumatra. Kami inginya tambang yang punya reserves minimal 300 juta ton," ujarnya.
Devindra menjelaskan sumber pendanaan akuisisi tersebut bisa saja diambil dari standby facility dari beberapa bank sekitar US$ 500 juta, sisa dana bond yang sekitar US$ 340 juta, serta kocek kas internal yang masih sebesar Rp 6 triliun.
Sayangnya, Devindra masih enggan membuka identitas tambang-tambang mana saja yang sudah dilirik.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|