|
Para emiten konstruksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah sumringah seiring terealisasinya beberapa proyek pemerintah yang sempat tertunda. Seperti halnya PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang baru saja mengantongi kontrak pengerjaan jalan layang non-tol (fly over) di kawasan Casablanca, Jakarta Selatan.
Sekretaris Perusahaan WIKA Natal Argawan Pardede menuturkan, WIKA telah mengantongi kontrak pengerjaan proyek tahap pertama paket jalan layang Casablanca milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang diteken. "Nilai kontraknya Rp 314 miliar," ujar Natal.
Dalam proyek yang sempat tertunda satu tahun ini WIKA memang tak sendiri. Pemda DKI juga menunjuk PT Jaya Konstruksi Tbk (JKON) untuk bergandengan dengan WIKA mengerjakan proyek ini. Natal menjelaskan, WIKA kebagian porsi 51% atau sekitar Rp 160,14 miliar. Sisa kontrak, sebesar 49%, bakal dikerjakan oleh JKON.
Dalam cetak birunya, proyek ini akan berlangsung selama 21 bulan. Targetnya, pada akhir kuartal ketiga 2012, jalan layang ini sudah bisa diresmikan. Proyek fly over ini akan menghubungkan kawasan Tanah Abang hingga ke Kampung Melayu.
Dengan mengantongi kontrak fly over tersebut, total nilai kontrak baru yang berhasil dikantongi WIKA di tahun ini mencapai Rp 7,66 triliun. Angka ini sudah cukup dekat dengan target mereka yang berharap bisa mengantongi kontrak proyek baru sebesar Rp 10 triliun.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|