|
(Jawa Barat) PT Marga Sarana Jabar (MSJ), selaku pengembang jalan tol masih belum selesai melakukan pengkajian untuk merealisasikan pembangunan tol Bogor Ring Road (BRR) seksi II (Kedunghalang-Yasmin) sebagai kelanjutan seksi I. Akibatnya, setelah setahun tol BRR seksi I (Sentul Selatan-Kedunghalang) sepanjang 3,8 km beroperasi, kemacetan di Kota Bogor belum terurai.
"Kita masih mengkaji dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Pemkot Bogor terkait kelanjutan pembangunan tol BRR seksi II ini. Kajiannnya sampai saat ini belum selesai," jelas Direktur Utama PT MSJ Ahmad Tito Karimn. Namun demikian, pihaknya berjanji setelah kajian selesai, tol BRR seksi II akan mulai dibangun. "Kita merencanakan pembangunan seksi II pada pertengahan 2011.
Direktur Teknik dan Operasi PT MSJ Achmad Lukman Letnantoro mengatakan, rencananya tol BRR seksi II nanti berbentuk jalan layang dan diperkirakan menghabiskan Rp 600 miliar. Dari anggaran itu, sebanyak Rp 120 miliar untuk pembebasan lahan seluas lima hektare.
Sebelumnya, Asisten Tata Praja Kota Bogor, Ade Syarief Hidayat mengatakan pembangunan tol tersebut merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum. "Yang jelas, 2011 kami sudah membahas bersama pihak terkait bahwa pembangunan tol BRR II ini, harus sudah dimulai pada bulan Juli tahun depan," tandasnya.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|