LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Mining
  Duta Pertiwi investasi Rp 200 Juta untuk batu bara
Land transportation
  Nasib monorel tunggu evaluasi BPKP
Manufaktur
  SMGR akan bangun empat pabrik baru
Manufaktur
  Akuisisi Inalum 1 November bakal rampung
Marine transportation
  Pelindo Benoa tingkatkan infrastruktur pelabuhan
 
 

 

 
 


BREAKING NEWS
Tue, 16/11/2010
Investor berminat bangun bandara
Infrastructure

(Sumatera Utara) Investor berminat membangun bandara bertaraf internasional di Samosir.  Rencananya, pembangunan dilakukan bekerja sama dengan investor dalam negeri dan luar negeri.         

Pemerintah setempat pun diminta menyediakan lahan seluas 75 ha.   "Namun,  lokasinya tidak dekat dengan Gunung Pusuk Buhit yang rawan kabut dan awan tebal karena kondisi itu jelas mengganggu penerbangan," ujar Juniatus Pardamean,  salah satu anggota tim Yumaka Business Service Lagoi Bintan Resort Consultant.    Bupati Samosir Mangindar Simbolon menyambut baik dan sangat mendukung rencana itu.        

Bahkan,  dia menyatakan,  jika pengadaan lahan untuk pembangunan bandara terkendala dengan hak ulayat masyarakat,  Pemkab Samosir akan mengupayakan kawasan hutan pemerintah.   Rencana Pemkab Samosir untuk mendatangkan investor itu disambut baik kalangan anggota Dewan setempat.   Namun,  sebelum calon investor datang,  Pemkab Samosir diminta untuk mempersiapkan diri dulu.   Sebab,  saat ini ada beberapa hal penting berkaitan dengan investor yang belum diselesaikan pemerintah.   Pertama,  belum selesainya rencana pembangunan jangka panjang (RPJP),  belum selesainya Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),  dan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata.         

"Ketiga hal ini mutlak harus selesai karena menyangkut aturan pembangunan ke depan di Kabupaten Samosir," ujar Wakil Ketua DPRD Lundak Sagala.   Calon investor,  terlebih asing,  tidak akan mau terganggu sedikit pun dengan perda yang belum rampung.   Sangat disayangkan jika tiba-tiba investor serius membangun bandara,  tetapi di kemudian hari terkendala karena dianggap menyalahi aturan tata ruang wilayah.   "Jadi persiapkan diri dululah dengan baik,  baru mencari atau mengundang investor.   Kalau sekadar jalan-jalan,  tidak salah mereka ke Samosir.  Maksud baik mereka harus kita imbangi dengan persiapan kita," paparnya.            

Calon investor memang sudah lama mengatakan tertarik dengan Kabupaten Samosir.   Sejak 2006 lalu,  sudah ada beberapa pihak yang berniat sama di Samosir,  di antaranya Singapura Trans Continental Resources Pte Ltd (TCR) dan pengusaha Ricky Sutanto.   Namun,  hingga saat ini,  rencana itu tidak terealisasi.   Wakil Ketua Golkar Samosir Painhot Sitanggang menuturkan, Singapura Trans Continental Resource Pte Ltd (TCR) juga berencana akan membangun Samosir dengan investasi tahap awal 100 juta dolar Singapura atau sebesar Rp 600 miliar.            

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.        
 


SEKTOR INFRASTRUCTURE LAINNYA :