LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Electricity
  PLN bangun tower listrik lampaui menara Eiffel
Agriculture
  Rehabilitasi irigasi cakup 2,5 Juta HA
Manufaktur
  Nipress investasi US$ 1,5 Juta
Oil & gas
  Wika garap terminal LPG Bosowa Rp 624,7 Miliar
Oil & gas
  Kantongi laba USD 457,5 Juta
 
 

 


 
 




BREAKING NEWS
Mon, 04/10/2010
Kota Tangerang hentikan proyek air bersih Aetra
Infrastructure

(Banten) Pemerintah Kota Tangerang secara resmi sudah menghentikan pembangunan pipa oleh PT Aetra Air Tangerang di Jalan K.S. Tubun, Kelurahan Goang Jaya, Kota Tangerang.              

"Sudah dihentikan sejak Jumat kemarin," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kota Tangerang Dadang Durachman.           

Dadang mengatakan perintah penutupan proyek itu langsung dari Wali Kota Tangerang Wahidin Halim.  "Pak Wali Kota memerintahkan tutup saja dulu," katanya.   

Direktur PT Aetra Air Tangerang Abdulbar M. Mansoer membenarkan soal penyegelan itu.  "Ya, telah disegel sejak Jumat lalu," katanya.  Hingga saat ini, ia mengatakan,  Aetra belum melakukan langkah apa pun.  "Nanti kami bicarakan dulu dengan direksi," katanya.  Aetra, Abdulbar melanjutkan, akan memberi klarifikasi kepada Pemerintah Kota Tangerang.              

PT Aetra Tangerang sebelumnya telah meneken kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk membangun sistem penyediaan dan pelayanan air minum dengan kapasitas total 900 liter per detik untuk melayani 72 ribu sambungan, yang terbagi atas sambungan domestik dan sambungan industri.  Target awal proyek air bersih ini ada di lima kecamatan di Kabupaten Tangerang, yaitu Sepatan,  Pasar Kemis,  Cikupa,  Balaraja,  dan Jayanti.  Pipa dan jaringan air bersih sepanjang enam kilometer yang melintas di Kota Tangerang inilah yang menjadi sengketa.        

Kini lokasi proyek disegel dan pekerjaan proyek dihentikan sampai Aetra mengurus perizinan ke Kota Tangerang.  Menurut Dadang,  pihak Aetra sama sekali belum mengurus izin galian maupun izin mendirikan bangunan (IMB) atas proyek yang menggunakan lahan seluas 710 meter persegi di bantaran Sungai Cisadane dekat bendungan Pintu Air 10 Sungai Cisadane itu.   "Belum mengurus perizinan,  ujuk-ujuk langsung membangun.  Terus terang, cara itu membuat pak Wali Kota tersinggung," kata Dadang.         
 
NEWS SEKTOR INFRASTRUCTURE LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (19-04-2014) : 226
JUDUL TENDER (19-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 

 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com