|
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) tengah mempelajari peluang pertambangan batubara di bawah tanah (underground) pada area tambang PT Wahana Baratama Mining (WBM) di Kabupaten Tanah Laut dan Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan jumlah cadangan dan sumber daya batubara, serta memperpanjang konsesi.
"Kami telah menunjuk konsultan geologi yang bereputasi dan berpengalaman untuk mempelajarinya, yakni PT Kopex Mining Contractor," ujar Direktur Utama Bayan Chin Wai Fong.
Menurut dia, penjakakan tersebut merupakan upaya lanjutan. Pasalnya, Kopex pernah memberikan laporan prastudi mengenai kelayakan pertambangan bawah tanah di beberapa wilayah tertentu dalam area tambang WBM pada 2007. Studi tersebut meliputi sekitar 566 area hektare dan menghasilkan perkiraan temuan cadangan batubara baru sebesar 52,5 juta metrik ton (mt).
Tambang WBM merupakan salah satu area yang kini tengah dieksplorasi. Perseroan juga mengeksplorasi lima tambang lainnya, yakni area tambang PT Gunungbayan Pratamacoal Blok II, PT Gunungbayan Pratamacoal Blok I, PT Perkasa Inakakerta, PT Teguh Sinarabagi, dan area tambang PT Firman Ketaun Perkasa.
|