|
PT Pertamina (Persero) segera mengambil alih lead operator di Blok West Madura Offshore yang kini dipegang Kodeco Energy Ltd, pada kuartal I/2011.
"West Madura kontraknya segera habis pada 2011. Nah, kami akan take over West Madura kemungkinan Maret 2011. Saat ini masih dalam proses," ujar VP Corporate Communications Pertamina Mochamad Harun.
Rencananya pada blok tersebut, Pertamina akan menambahkan kepemilikan sahamnya menjadi 60%. Saat ini, perusahaan pelat merah tersebut memegang 50% saham di West Madura. Sisanya dipegang oleh Kodeco dan China National Offshore Oil Corp (CNOOC) masing-masing memiliki 25% saham.
Kendati menjadi mayoritas, berdasarkan kontrak yang berakhir pada 2011, operator blok tersebut dipegang Kodeco.
"Untuk take over saham di sana tidak memerlukan dana. Dana yang dibutuhkan hanya untuk investasi. Namun saya belum bisa menyebutkan angkanya," ujar Harun.
Dia menyebutkan West Madura Offshore saat ini bisa menghasilkan minyak sekitar 30.000 Bopd dan untuk gas mencapai 120 juta kaki kubik gas per hari. Ke depan Pertamina juga bakal menggenjot produksi dari blok tersebut.
Akan tetapi, Harun enggan menyebutkan berapa angka produksi yang dibidik. Awal tahun depan, Pertamina juga berencana mengambil alih operator Blok Mahakam di Kalimantan Timur yang saat ini dipegang oleh Total E&P.
Menurut kontrak, Total E&P menjadi operator di blok tersebut berakhir di 2017.
|