LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 


 


 


 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Infrastructure
  Pengerukan sungai dimulai April
Oil & gas
  Proyek Muara Bakau US$ 4,136 Miliar Mulai Eksplorasi
Agriculture
  P&G didorong gandeng PT PN III garap oleokimia
Keuangan
  Rp 33 M untuk rehab sekolah
Electricity
  Stok batubara PLTU Palu masih cukup
 
 


 




 
 






BREAKING NEWS
Wed, 22/09/2010
Puluhan tower ilegal terancam dirobohkan
Infokom


(Jawa Timur) Sejumlah menara pemancar telepon selular (tower) di Kabupaten Blitar berdiri tanpa mengantongi izin. Pemerintah daerah setempat memberi toleransi waktu hingga disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Pedoman Pembanguan Penataan Telekomunikasi bersama di Kabupaten Blitar.         

Jika peringatan itu diabaikan, pemkab berjanji akan mengambil langkah tegas termasuk merobohkan tower yang sudah terpasang.  Menurut keterangan Ketua Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Blitar Panoto, permasalahan tower ilegal tengah menjadi bahasan serius antara legislatif dan eksekutif.  "Tercatat ada 25 tower di Kabupaten Blitar yang tidak berizin," ujarnya.           

Dari 25 tower bermasalah tersebut 7 diantaranya milik operator Telkomsel. Kemudian 5 tower milik Indosat, 9 tower atas nama operator Flexi dengan pemilik tower Telkom Indonesia dan PT Tanjung Mulia Makarti, 3 tower operator XL dan 1 tower dengan operator HCPT.
         

Jumlah total tower selular yang tersebar di 203 zona selular di Kabupaten Blitar mencapai 183 unit, dengan 158 tower diantaranya sudah mengantongi izin,  yakni baik izin HO (gangguan) yang melibatkan masyarakat sekitar,  maupun perizinan lainnya.     

Dari jumlah sebanyak itu,  66 tower diantaranya milik operator Indosat dan 47 diantaranya milik Telkomsel.  Panoto mengatakan apabila tower tidak berizin,  dikhawatirkan akan muncul masalah keamanannya.  Sebab tentunya pemasangan tower yang menjulang puluhan meter itu tidak melalui standar kelayakan.
            

"Sementara hampir semua tower yang ada berada di pemukiman warga. Tentunya ini akan membahayakan keselamatan warga," terang Panoto.  Sementara Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Harpiyanto Nugroho sepakat dengan rencana penataan tower yang ada di Kabupaten Blitar.  Sebab selama ini,  keberadaan tower pemancar selular itu terkesan liar.  "Kami akan buat aturan hukum sebaik-baiknya," ujarnya.         
 
NEWS SEKTOR INFOKOM LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (23-04-2014) : 511
JUDUL TENDER (23-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 


 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com