|
(Daerah Istimewa Yogyakarta) Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta siap mengucurkan bantuan untuk pengembangan kelompok budi daya perikanan darat di Kulonprogo senilai Rp 1,95 miliar.
Pengucuran dana akan dilaksanakan secara bertahap, sesuai dengan pengembangan di masyarakat. "Yang terpenting adalah bagaimana mengelola manajemen dan koordinasi antaranggota. Jangan sampai begitu bantuan turun kolam ikan ditutup lagi. Jadi nanti akan saya kucurkan bertahap," ujar Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X.
Ketua FSP Agung Mabruri mengaku telah memiliki 112 kelompok Pokdakan. Kelompok ini terus menggelar pertemuan rutin untuk membahas permasalahan yang dihadapi anggota. Mulai dari masalah jamur, penyakit ikan, hingga penjualan dan pengadaan benih. Dari 112 anggota ini, total produksi bulanan hanya mencapai 12 ton atau rata-rata 300 kg/hari. Diketahui, perikanan mampu menampung produksi sebesar 1–2 ton untuk setiap harinya. "Potensi perikanan di DIY memang cukup terbuka, dan kami belum bisa memenuhinya," ujar Agung. Dari dana yang akan diberikan dipergunakan untuk menambah 500 kolam ikan.
Sebagian untuk anggota Pokdakan dan sebagian lagi untuk masyarakat umum. Dari penambahan ini, diperkirakan mampu menghasilkan produk hingga 42 ton/bulan.
|