LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Infrastructure
  Jembatan Kelok 9 di Sumatera Barat dengan dana Rp 580,8 Miliar
Infrastructure
  Proyek tol Jasa Marga masih terhambat pembebasan lahan
Infrastructure
  Stadion Jababeka setengah hati
Land transportation
  MRT tetap proyek Pemprov
Infokom
  Telkomsel alokasikan capex Rp 1 Triliun untuk Kalimantan
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Thu, 16/09/2010
PP bidik pendapatan sektor properti Rp 630 Miliar
Properti

BUMN konstruksi,  PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk memperkirakan kontribusi pendapatan proyek properti tahun ini sekitar Rp 630 miliar dari rencana pendapatan yang dipatok perseroan senilai Rp 10,2 triliun.                   

Direktur Keuangan PP Tumiyana mengatakan kontribusi proyek pembangunan properti setiap tahun hanya berkisar 5%-6%, lebih kecil dibandingkan dengan perolehan kontrak proyek konstruksi maupun proyek lainnya.             

"Properti itu sendiri kontribusinya kecil hanya sekitar 5%-6%.  Kami sendiri berencana akan mengubah strategi bisnis perseroan ke depan," ujarnya.                   

Menurut dia perseroan tengah menyiapkan kerangka kerja untuk menggeser lini bisnis melalui peningkatan investasi hingga mencapai 50% dari nilai pendapatan perusahaan sampai dengan 2014.              

Selain tetap berupaya meraih kontrak pekerjaan bidang konstruksi,  perseroan tengah berupaya meraih penerimaan dari bisnis yang dikembangkannya, seperti pengembangan usaha perhotelan.    

Hingga saat ini,  lanjutnya perseroan masih memiliki sedikitnya 117 ha lahan yang siap dioptimalkan di sekitar Jabodetabek, Semarang dan Surabaya.   "Kami masih punya lahan 42 ha di Kalimalang,  5 ha di Surabaya,  Semarang masih ada sekitar 60 ha dan Cibubur 10 ha," ungkapnya.              

Sejauh ini,  Tumiyana menyebutkan proyek konstruksi masih menjadi leading sector penerimaan perseroan hingga lebih dari 92%, sementara investasi masih cukup kecil dikisaran 8%.               

"Target kita lima tahun ke depan driver pendapatan perseroan dari dua arah.  Kita geser konstruksinya,  sedangkan investasi kita naikkan. Tetapi harus dipahami, proyek konstruksinya kita turunkan,  nilainya yang kita naikkan," tukasnya.          
 


SEKTOR PROPERTI LAINNYA :