LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Geothermal
  PLN Geothermal bangun tiga PLTP
Infrastructure
  Luwu bangun stadion senilai Rp 15 Miliar
Marine transportation
  Maersk datangkan kapal besar ke Priok
Info tender
  13 Tender proyek
Infrastructure
  Pekanbaru butuh Rp 12 Triliun untuk jalankan 12 proyek
 
 

 


 
 




BREAKING NEWS
Mon, 30/08/2010
Idle capex senilai Rp 840 Miliar
Mining

PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) masih menyisahkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar 840 miliar atau 60 persen dari total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 1,4 triliun. Sisa dana anggaran capex itu, dipersipakan untuk pembiayaan akuisisi dua hingga empat tambang batu bara di akhir tahun.  "Hingga saat ini, capex telah terpakai 30-40 persen untuk modal kerja.  Kami harapkan akhir tahun bisa tuntas," ujar Achmad Sudarto, Sekretaris perusahaan PT BA.             

Akuisisi tambang merupakan salah satu ekspansi yang dilakukan perseroan tahun ini.  Tambahan tambang baru diperlukan perseroan untuk memenuhi kebutuhan produksi PTBA hingga 50 juta ton pada 2014.  Dimana tanpa adanya tambang baru,  produksi perseroan hingga 2014 diperkirakan mencapai hingga 2014 diperkirakan mencapai 48,7 juta ton.  "Tambang baru itu untuk menambah produksi yang sudah ada," tukasnya.               

Sudarto mengatakan,  proses uji tuntas terhadap tambang-tambang itu sudah dilakukan.  Namun begitu, dia belum bisa menyebutkan nama-nama tambang yang tengah diincar.  Mengenai lokasi tambang,  diperkirakan tidak jauh dari tambang PT Internasional Prima Coal (IPC),  yang berada di wilayah Kalimantan Timur.  Untuk IPC, tahun ini sudah mampu melakukan produksi hingga 1,25 juta ton.  "Lokasi yang dekat akan memudahkan masalah distribusi dan transportasi," ucapnya.         

Selain merencanakan akuisisi tambang baru, PTBA juga tengah menggenjot produksi dari tambang-tambang yang sudah ada.  Saat ini jumlah cadangan yang dimiliki perseroan mencapai 7,29 miliar ton.  Dimana sebanyak 6,36 miliar ton berada di Tanjung Enim.  Hingga ahir tahun, produksi batu bara yang berada di Tanjung Enim.  Hingga akhir tahun,  produksi batu bara yang berada di Tanjung Enim akan digenjot hingga 14,5 juta ton dari 12,5 juta ton saat ini.  Jumlah itu, akan meningkat menjadi 17 juta ton di 2012 dan 20 juta ton pada 2014.  "Tentu untuk menambah alat.  Tapi investasinya tidak signifikan," tuturnya.     
 
NEWS SEKTOR MINING LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (17-04-2014) : 540
JUDUL TENDER (17-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 

 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com