LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Land transportation
  2013, Jalur ganda Kroya-Kutoarjo dibangun
Infrastructure
  PU alokasikan Rp 850 Miliar dukung infrastruktur desa
Oil & gas
  Inpex siapkan US$ 180 Juta untuk pengeboran sumur migas
Marine transportation
  Humpuss beli 7 kapal senilai Rp 184,6 Miliar
Agriculture
  Empat BUMN impor gula US$ 217 Juta
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Fri, 27/08/2010
Pemprov tambah pembangkit listrik
Electricity

(Sumatera Selatan) Pemprov Sumsel mempercepat pembangunan pembangkit listrik di Sumsel supaya supaya tidak terjadi pemadaman listrik menjelang dan saat SEA Games (SEAG) XXVI 2011 berlangsung.   

Selain membangun pembangkit 7x4 MW di kawasan Sport City Jakabaring, Pemprov Sumsel akan membangun belasan pembangkit yang tersebar dibeberapa daerah.  Selain itu, geothermal atau energi panas bumi yang terletak di kawasan Rantau Dedap Desa Segamit Kecamatan Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim akan dibangun pembangkit dengan kapasitas 1.000-1.200 MW yang ditender secara internasional.  Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Sumsel Robert Heri mengatakan, pasokan listrik saat pelaksanaan SEAG sangat penting.   

Karena itu, kondisi kelistrikan harus aman dengan mempercepat proses pembangunan pembangkit di kawasan Jakabaring berkapasitas 7x4 MW maupun pembangkit lain.  "Kita harus pastikan kondisi listrik saat SEA Games aman.  Sebab, masalah listrik sangat penting untuk kesuksesan SEA Games di Sumsel," ujar Robert.  Selain merencanakan pembangunan pembangkit berkapasitas 7x4 MW di Jakabaring, pihaknya juga memantau perkembangan rencana pembangunan pembangkit yang telah terlaksana saat ini.  Diharapkan, semua pembangkit tersebut dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.      

Adapun 11 pembangunan pembangkit yang telah dilaksanakan diantaranya PLTU Pendopo Power 2x660 MW, PLTU Sriwijaya Power 2x300 MW, PLTU Bangko Tengah 4x600 MW, PLTU Keban Agung 2x135 MW, PLTU Simpang Belimbing 2x150 MW, PLTU GCI dan CEPG di TAA 5x250 MW. "Nilai investasi yang ditanamkan sangat beragam.  Untuk status pembangunan proyek pembangkit tersebut ada yang sudah negosiasi harga jual dengan PLN, konstruksi sipil, MoU, belum finansial closing, IUKS dan lainnya.  Kita harapkan pembangunan pembangkit tersebut sesuai rencana," jelas dia.  

Robert mengungkapkan, saat ini kapasitas terpasang dari pembangkit yang ada di Sumsel mencapai 841.85 MW dengan daya produksi pembangkit mencapai 715.13 MW.  Untuk pembangkit PLN seperti PLTU (Batu Bara) sebanyak empat unit menghasilkan 260 MW, PLTU (Gas) dengan dua pembangkit berkapasitas 25 MW, PLTG Gas Turbin sebanyak sembilan unit berkapasitas 212.85 MW, PLTGU satu unit sebanyak 40 MW, PLTD sebanyak dua unit 25.20 MW.  Kemudian PLN WS2JB yakni PLTD (Isolated) sebanyak 37 unit dengan kapasitas 11 MW.  

Selain itu ada pembangkit swasta seperti PLTGU Asrigitas Borang satu unit dengan kapasitas 150 MW, dua unit PLTG Gunung Megang 80 MW,  tiga unit PLGT Musi II 13.80 MW, dua unit PLTG Prabumulih 12 MW dan dua unit PLTG Sako 12 MW.   "Jumlah pembangkit yang sudah beroperasi mencapai 65 unit dengan kapasitas terpasang mencapai 841.85 MW. Meskipun demikian, kita kembali menambah daya agar pasokan listrik SEA Games benar-benar aman," tegas Robert.  

Selain adanya pembangunan pembangkit, ditambahkan Robert, pihaknya membuka tender pembangunan pembangkit bahan bakar energi panas bumi atau geothermal dengan cadangan mencapai 1.335 MW untuk pembangunan pembangkit berkapasitas 1.000- 1.200 MW.  "Energi panas bumi Sumsel tersebut merupakan potensi terbesar kedua di dunia setelah Amerika.  Karena kalderanya mencapai tiga daerah yakni Muara Enim, Lahat dan Pagaralam. Sudah banyak negara berminat seperti Sepron Amerika, Istambul Turki, China, Jepang dan beberapa negara di TimurTengah. 

Akan tetapi, karena proyek ini sangat besar untuk melakukan kerjasama mereka harus melalui tender terlebih dahulu secara internasional," pungkas dia. Sementara itu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan penambahan daya listrik dilakukan untuk menjamin pasokan di Sumsel aman pada pelaksanaan SEAG ke XXVI.  Untuk itu, pembangunan pembangkit berkapasitas 7x4 MW dikawasan Sport City Jakabaring dilakukan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.      
 


SEKTOR ELECTRICITY LAINNYA :