|
Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menyetujui 15 rencana pengembangan (plan of development/POD) yang diajukan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas dengan estimasi investasi sebesar US$ 2,55 miliar (sekitar Rp 23,7 triliun).
Deputi Perencanaan BP Migas Haposan Napitupulu mengungkapkan persetujuan POD migas tersebut dikeluarkan sejak awal tahun hingga 31 Juli 2010.
"Itu (POD) yang sudah mendapatkan persetujuan BP Migas sampai 31 Juli tahun ini," tuturnya.
Menurut dia, dana operasional (opex) plus dana restorasi yang disiapkan oleh KKKS tersebut diperkirakan mencapai US$ 827,86 juta.
"Sebagian besar POD tersebut ditargetkan bisa berproduksi tahun ini," tutur Haposan.
|