|
PT United Tractors Tbk (UNTR) masih mengincar satu perusahaan tambang batubara lagi. Kali ini, target akuisisi anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini berlokasi di dekat tambang batubara Tuah Turangga Agung (TTA). "Proses akuisisi akan selesai tahun ini," ujar Ary Setyawan, Hubungan Investor UNTR.
Ary menjelaskan, perusahaan itu memiliki batubara dengan kalori di atas 6.000 kal. Tambang ini ditaksir mampu memproduksi batubara sekitar 500.000-1 juta ton per tahun. Namun, Ary belum bisa memastikan nilai akuisisi ini. Yang pasti, dana akuisisi akan diambil dari kas internal.
Di semester pertama lalu, UNTR memiliki dana kas Rp 3,1 triliun. Perusahaan ini juga masih menyimpan saldo laba Rp 9,5 triliun. "Akuisisi ini masih bisa dibiayai dari kas internal," imbuh Ary.
Apabila proses akuisisi itu berjalan mulus, berarti di tahun ini, UNTR telah mengakuisisi empat tambang batubara baru. Januari lalu, UNTR telah mencaplok PT Asmin Bara Baronang (ABB) dan PT Asmin Bara Jaan (ABJ). Nilai akuisisi dua perusahaan itu menguras kocek UNTR sekitar US$ 40 juta plus US$ 75 juta.
Kemudia, pada Juli lalu, UNTR kembali mengakuisisi PT Agung Bara Prima (ABP) senilai US$ 15,9 juta. Perusahaan ini memiliki lahan seluas sekitar 1.365 hektare di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Ary menjelaskan, kapasitas produski tambang ini ditaksir mencapai sekitar 500.000-1 juta ton per tahun.
|