|
BUMN konstruksi PT Adhi Karya Tbk meraih kontrak baru senilai total Rp 345,85 miliar dari dua institusi yaitu PPK Rekonstruksi Infrastruktur Banda Aceh dan Chevron Pacific Indonesia.
Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Kurnadi Gularso, mengungkapkan kontrak dari PPK Rekonstruksi Infrastruktur Banda Aceh senilai Rp 119,53 miliar dan dari Chevron senilai Rp 226,32 miliar.
"Untuk proyek Chevron, lingkup pekerjaan meliputi provision of construction services, sedangkan proyek di Aceh pekerjaan mencakup pembangunan rumah pompa dan pengadaan mobile pump, boc culvent, serta sal drainase sepanjang 12 km," ujarnya.
Proyek-proyek yang diperoleh itu merupakan bagian dari yang diincar perseroan. Dalam paruh kedua tahun ini BUMN karya tersebut membidik kontrak baru hingga Rp 12 triliun.
Sebelumnya, sepanjang tahun ini perseroan menargetkan bisa mencatat perolehan kontrak sebesar Rp 15,6 triliun. Proyek itu terdiri dari carry over tahun lalu sebesar Rp 4,33 triliun, dan proyek baru pada tahun ini sebesar Rp 9,8 triliun.
Salah satu proyek yang juga dibidik oleh perseroan adalah pembangunan lima ruas jalan tol senilai Rp 2,75 triliun. Jika proyek tersebut berhasil dimenangkan perseroan, pengerjaan akan dimulai pada semester II/2010.
Tahun ini Adhi Karya mengalokasikan belanja modal Rp 82,5 miliar. Perseroan hingga akhir tahun ini menargetkan pendapatan naik sebesar 11,54% menjadi Rp 8,6 triliun dari tahun lalu Rp 7,71 triliun yang berasal dari proyek infrastruktur jalan.
Di samping menargetkan kenaikan pendapatan, perseroan juga menargetkan laba bersih menjadi Rp 185 miliar atau naik 11,77% dibandingkan dengan laba bersih tahun lalu Rp 165,53 miliar. |