LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Manufaktur
  WIKA bangun pabrik aspal Rp 300 M
Oil & gas
  30 KKKS rugikan negara Rp 2,35 Triliun
Infrastructure
  Marga Mandala suntik Rp 500 Miliar untuk ruas Tangerang-Merak
Agriculture
  Lonsum buka kebun plasma di Kaltim
Manufaktur
  Daihatsu bangun pabrik di Karawang US$ 400 Juta
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Mon, 09/08/2010
SSL bangun pembangkit 90 MW
Electricity

(Sumatera Utara) PT Subur Sari Lastderich (SSL) membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Meranti Utara berkapasitas 90 megawatt (3x30 MW) di Desa Meranti Utara Kecamatan Pintu Pohan Meranti. Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumut.

Direktur Utama  PT SSL Nelson Matondang menjelaskan PLTA Meranti Utara sdirencanakan memakan waktu pembangunan paling lama 30 bulan dengan total investasi Rp 1,2 triliun.

"Pembangunan konstruksi akan dimulai Oktober 2010, karena saat ini masih menyelesaikan pelepasan lahan yang tersisa 1,5 hektare dari 39,5 hektare yang dibutuhkan," ujarnya.

Menurut dia, pembangunan PLTA Meranti Utara didasari oleh pertimbangan perlunya mendayagunakan sumber daya air  Sungai Asahan sebagai sumber tenaga pembangkit listrik yang efisien, bermanfaat bagi masyarakat Tobasa bahkan Sumatra Utara.

Nelson menambahkan pihaknya juga  membangun PLTA Simonggo I di Parlilitan kerja sama PT Mega Power Mandiri berkapasitas  3x2,5 MW dan PLTA di Desa Sitanduk, Kecamatan Tarabintang, Humbang Hasundutan, Sumut berkapasitas 25 MW.

"Pembangunan pembangkit listrik terutama tenaga air masih sangat dibutuhkan di seluruh Indonesia termasuk di Sumut yang sejalan dengan program pemerinah untuk membangun 10.000 MW tahap kedua," katanya.

Persiapan pembangunan PLTA Meranti Utara itu sudah melalui berbagai yaitu pembebasan lahan seluas 38 hektare, survei tanah dan debit air, studi kelayakan, desain hingga analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

"Kami sudah siapkan persyaratan yang dibutuhkan untuk  pengajuan PPA (price purchasing agreement) kepada PT PLN. Kami  sudah ajukan PPA namun belum ditanggapi dan akan diajukan lagi susulan kepada PT PLN," katanya.
 


SEKTOR ELECTRICITY LAINNYA :