|
Kementerian Perhubungan akan memperiotaskan pembangunan proyek kereta api (KA) Bandara Soekarno-Hatta untuk mewujudkan angkutan massal berbasis rel sebagai moda andalan perkotaan.
Sekretaris Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Nugroho Indrio mengatakan pihaknya kini tengah melakukan kaji ulang mengenai tender pembangunan proyek yang memiliki rute Stasiun Manggarai-Bandara Soekarno-Hatta itu. Kaji ulang dilakukan menyusul adanya kemungkinan pembengkakan nilai investasi dari perkiraan awal sebesar Rp 4,6 triliun.
"Saat ini ada konsultan yang mereview proyek tersebut. Yang dibahas kembali adalah mengenai status PT Railink sebagai inisiator, dokumen-dokumen, lalu dukungan pemerintah, dan penyiapan dokumen lelang," kata Nugroho.
Dia menuturkan adanya dukungan pemerintah diharapkan dapat membuat pembangunan proyek berjalan lancar. "Pemerintah berupaya bagaimana proyek ini dapat berjalan lebih lancar sehingga akses ke Bandara Soekarno-Hatta bisa berjalan lancar."
Adapun saat ini tiga perusahaan yang telah lolos prakualifikasi tender adalah PT Railink, China Harbour, dan Mitsui. "Nanti, kemungkinan lelang juga hanya akan diikuti oleh tiga perusahaan yang telah lolos prakualifikasi itu," ujar Nugroho. |