LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Land transportation
  KA jalur ganda Semarang-Bojonegoro telan dana Rp 4,7 Triliun
Oil & gas
  Menteri ESDM diminta evaluasi proses tender migas 2012
Info tender
  Desember, tender operator tol Suramadu
Oil & gas
  Pemerintah pilih unitisasi untuk Jambaran
Infrastructure
  Patung MH Thamrin dibangun 2012
 
 

 


 
 




BREAKING NEWS
Fri, 16/07/2010
BAO Steel bangun smelter di Kalbar
Manufaktur

Perusahaan asal Tiongkok, BAO Steel, berencana membangun pabrik pengolahan aluminium (smelter) di Kalimantan Barat (Kalbar). Nilai investasi yang akan dikucurkan mencapai US$ 1,2 miliar.

Kepala Badan Koordinaasi Penanaman Modal (BPKM) Gita Wirjawan mengatakan, kapasitas smelter yang akan dibangun mencapai 500 ribu ton. BAO Steel akan menggandeng PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk merealisasikan rencana tersebut.

"Rencananya, tahun ini pabrik itu mulai dibangun. Penandatanganan antara BAO Steel dengan Antam dalam bentuk joint venture akan dilakukan dalam waktu dekat," kata dia.

Sementara itu, pihak Antam membantah bahwa perseroan akan melakukan joint venture dengan BAO Steel. "Kami belum ada rencana membangun smelter grade aluminia (SGA) dengan BAO Steel," kata Sekretaris Perusahaan Antam Bimo Budi Satriyo.

Menurut Bimo, pihaknya saat ini sedang konsentrasi membangun pabrik pengolahan bauksit menjadi alumina di Menpawah, Kalbar. Antam menggandeng Hangzhou Jinjiang Group, perusahaan asal Tiongkok yang lain, untuk menggarap proyek itu.

"Komposisi saham dengan Hangzhou di proyek itu 55% Antam dan sisanya Hangzhou. Kapasitas pabrik yang akan kami bangun sekitar satu juta ton per tahun. Nilai investasinya sekitar US$ 900 juta hingga US$ 1 miliar. Konstruksinya akan dimulai tahun ini," ujar Bimo.

Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu mengaku belum mendapatkan laporan mengenai joint venture antara Antam dengan Hangzhou. "Untuk aksi korporasi, Antam tidak diwajibkan melaporkan kegiatannya kepada Kementerian BUMN," jelas dia.

Sebelumnya, Antam melalui anak usahanya, PT Antam Resourcindo (ARI), berencana melakukan eksploitasi lanjutan pasir besi di wilayah Lumajang, Jawa Timur.

"Saat ini, ARI sedang mengurus proses permohonan izin usaha pertambangan (IUP) produksi dan izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal)," kata Bimo Satriyo.

Menurut Bimo, luas konsesi permohonan IUP produksi tambang Lumajang yang akan dikembangkan sekitar 500 hektare (ha) dengan cadangan ditaksir sekitar 500 ribu ton. Nilai investasi yang akan dikucurkan Antam Resourcindo sekitar Rp 20 miliar.
 
NEWS SEKTOR MANUFAKTUR LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (17-04-2014) : 540
JUDUL TENDER (17-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 

 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com