LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Infrastructure
  Perbaikan jalan rusak Rp 200 Juta
Info tender
  RNI tunda tender gula
Electricity
  Shanghai Harbour siap investasi PLTU
Oil & gas
  Pertamina jual Biosolar di Sumut dan Aceh Juni
Oil & gas
  Jaringan distribusi ke rumah dibangun Rp 230 Miliar
 
 

 


 
 




BREAKING NEWS
Fri, 09/07/2010
754 Unit bajaj ber-BBG telah beroperasi
Land transportation

Sebanyak 214 unit bajaj baru bahan bakar gas (BBG) asal India telah beroperasi di Jakarta sejak 3 bulan yang lalu sehingga total angkutan umum roda tiga ramah lingkungan tersebut di Ibu Kota menjadi 754 unit.

Ketua Umum Asosiasi Bajaj Jakarta, Taryono, mengatakan armada bajaj baru itu merupakan bagian dari 2.000 unit baja BBG impor yang datang secara bertahap hingga 2011 untuk menggantikan bajaj yang lama berbahan bakar minyak (BBM) jenis premium.

"Pengoperasian 214 unit bajaj baru BBG itu langsung diikuti dengan pelaksanaan scrap atau pemusnahan bajaj lama berbahan bakar BBM dalam jumlah yang sama," katanya.

Dia mengatakan dengan beroperasinya 214 unit bajaj baru tersebut maka jumlah bajaj lama BBM yang dimusnahkan menjadi 968 unit, berbading sama dengan jumlah bajaj BBG yang kini beropersi melayani warga Ibu Kota.

Peremajaan bajaj lama BBM yang sudah tua dan tidak layak lagi beroperasi di Jakarta akan terus dilaksanakan secara bertahap dengan bajaj baru dengan spesifikasi mesih berbahan bakar BBG yang tidak menimbulkan polusi suara maupun asap dari kenalpotnya.

"Bajaj impor asal India ini tidak menimbulkan polusia suara bising dan asap kenalpotnya serta getaran mesinnya tidak sekeras bajaj generasi terdahulu," katanya.

Menurut Taryono, pengadaan 2.000 unit bajaj baru itu sebagai bagian dari pelaksanaan program peremajaan angkutan umum beroda tiga tersebut yang kini jumlahnya di Jakarta tercatat sekitar 14.500 unit.

Peremajaan bajaj lama cukup memberatkan bagi pengusaha atau operatornya karena harga bajaj cukup mahal mencapai Rp 55 juta per unit karena kendaraan beroda tiga itu masih dibebani pajak pertambahan nilai barang mewah (PPNBM).

Operator melalui asosiasi, lanjutnya, telah mengajukan permohonan ke Menteri Perindustrian, saat dijabat Fahmi Idris, agar bajaj BBG dibebaskan dari PPNBN. Pemohonan itu mendapat tanggapan positif melalui surat menteri yang dikirim ke Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan.

"Tetapi, sampai sekarang belum ada perkembangan mengenai usulan yang kami ajukan agar impor bajaj baru BBG tidak dikenakan pajak pertambahan nilai barang mewah. Bagi kami, masalah pajak ini tidak boleh menjadi penghalang bagi peremajaan bajaj lama," ujarnya.
 
NEWS SEKTOR LAND TRANSPORTATION LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (19-04-2014) : 226
JUDUL TENDER (19-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 

 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com