|
PT Fastfood Indonesia Tbk (FFI) pemegang merek dagang restoran ayam goreng KFC akan membuka 30 restoran baru di seluruh Indonesia. Untuk itu, FFI telah menyiapkan investasi sebesar Rp 45 miliar-Rp 150 miliar.
Menurut General Manager Business and Development FFI Gandhi Lie, besarnya dana investasi tergantung lokasi dan potensi pasarnya. Makin besar pasarnya, maka restoran yang dibangun juga besar.
Gandhi bilang, biaya pembangunan satu unit restoran baru berkisar antara Rp 1,5 miliar-Rp 5 miliar. "Target utama kami untuk membuka restoran baru ini adalah kota-kota besar dan sub-areanya," kata Gandhi.
Seluruh kebutuhan investasi tersebut bakal diambil dari belanja modal perusahaan yang tahun ini dialokasikan sebesar Rp 60 miliar. Selain untuk membangun restoran baru, belanja modal juga untuk renovasi restoran yang sudah ada," imbuh Gandhi.
Sejak membuka restoran pertama pada 1979, FFI sudah memiliki 372 cabang di seluruh Indonesia. Belum termasuk cabang jenis Counter Express, KFC Stop and Drive Thru.
"Untuk itu, di 30 restoran baru kami juga membuka KFC Coffee di dalamnya dengan investasi sekitar Rp 500 juta," imbuhnya.
Untuk ekspansi berikutnya, Gandhi memastikan restorannya belum niat membuka cabang di luar negeri. Alasannya, ia menilai potensi pasar Indonesia masih sangat besar masih bisa terus digarap.
"Sampai akhir tahun 2010 ini, FFI menargetkan pendapatan antara Rp 2 triliun-Rp 3 triliun dari seluruh restoran yang dimilikinya," kata Gandhi. |