|
PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) telah meraih pinjaman dari Bank UOB Buana sebesar US$ 10 juta, atau sekitar Rp 90 miliar. Fasilitas pinjaman ini akan digunakan untuk lindung nilai (hedging) terhadap transaksi-transaksi valuta asing yang sering dilakukan valuta asing yang sering dilakukan perseroan, selaku importir produk telekomunikasi dan multimedia.
Direktur Trikomsel Juliana Samudro mengatakan senang dapat bekerja sama dengan UOB Buana karena memberikan fasilitas tersebut. Manajemen Trikomsel yakin pinjaman tersebut dapat membantu aktivitas perseroan, terutama yang berhubungan dengan valuta asing. "Hal ini pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja perseroan ke depan yang lebih baik lagi," ujar dia.
Menurut Juliana, pada 2009, transaksi pembelian perseroan yang menggunakan valuta asing hampir 60% dari total pendapatan. Di samping itu, perusahaan ini banyak membeli mata uang asing, khususnya dolar AS untuk memenuhi kewajiban kepada lembaga keuangan maupun pihak ketiga lainnya.
Direktur UOB Buana Madi Lazuardi, menambahkan, pemberian fasilitas itu menjadi awal kerja sama antara UOB Buana dan Trikomsel. Kerjasama tersebut diharapkan dapat terus berkembang di masa yang akan datang dan memberikan hasil positif bagi kedua pihak. "Manajemen UOB Buana juga gembira dapat mulai bekerja sama dengan perseroan," katanya.
Sebelumnya, Trikomsel telah mendapatkan pendanaan dari beberapa bank besar, baik bank internasional maupun lokal yang bergabung dalam kredit sindikasi, yakni Bank Mandiri, Bank Internasional Indonesia, Bank Central Asia (BCA), Bank CIMB Niaga, dan Citibank NA. Perusahaan juga mendapatkan dukungan pendanaan berdasarkan perjanjian bilateral, yakni dengan BCA, Standard Chartered Bank, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, dan ANZ Panin Bank.
Untuk melengkapi kegiatan usahanya, perseroan juga menjual mobile content dari pihak ketiga, yang meliputi nada dering, game, wallpapaer, dan aplikasi lainnya sejak tahun 2007. Pada Maret 2010, komputer jinjing kecil dengan merk sendiri, Trio Edubook, juga diperkenalkan.
Hingga 31 Maret 2010, jaringan gerai ritel Oke Shop telah mencapai 764 gerai, yang tersebar di 153 kota di Indonesia serta memiliki jaringan kerja dengan lebih dari 11.923 dealer aktif/independent retailer. Keberadaan gerai didukung dengan 108 pusat distribusi. |