LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Marine transportation
  Beli tujuh kapal baru Wintermar siapkan dana USD 50 Juta
Mining
  Akuisisi, Harum Energy siapkan USD 130 Juta
Electricity
  DEN usulkan insentif untuk PLTU di Mulut Tambang
Infrastructure
  Pemkab siapkan Rp 500 Juta bangun jembatan Cilongan
Infrastructure
  DKI lelang proyek ultrafiltrasi
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Thu, 24/06/2010
DKI diminta fokus pada busway, MRT, KRL
Land transportation

Pemprov DKI diminta fokus pada penuntasan pembangunan busway, mass rapid transit (MRT), dan revitalisasi kereta rel listrik Jabodetabek sehingga layanan transportasi massal yang lebih baik cepat terwujud di Jakarta.

Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia Danang Parikesit mengatakan pembangunan tiga moda angkutan umum itu telah menjadi salah satu ketetapan dalam rencana pembangunan jangka menengah Pemprov DKI hingga 2014.

"Silakan jika ada gagasan membangun monorel. Namun, jangan sampai gagasan itu justru mengurangi perhatian gubernur untuk menuntaskan pembangunan tiga moda tersebut," katanya.

Dia mengemukakan hal itu ketika diminta tanggapannya mengenai penegasan Gubernur DKI Fauzi Bowo yang menyatakan akan melanjutkan proyek monorel setelah selesai pembahasan kompensasi dengan pihak PT Jakarta Monorel (JM).

Seperti diketahui PT JM, yang mendapat kepercayaan dari Pemprov DKI untuk membangun dan mengoperasikan monorel, tidak berhasil mendapatkan dukungan investasi proyek senilai US$ 630 juta tersebut.

Proyek monorel sejak diresmikan pembangunannya oleh Presiden saat itu Megawati Soekarnoputeri pada Juni 2004, hingga kini baru berhasil membangun sejumlah tiang penyangga di Jl. Asia Afrika dan Jl. HR Rasuna Said.

Danang mengatakan Pemprov DKI jangan sampai kehabisan energi hanya untuk membahas gagasan melanjutkan proyek pembangunan monorail atau rencana pemberlakuan electronic road pricing di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota.

Sebab, banyak persoalan terkait dengan pembangunan monorel a.l. masalah investasi yang cukup besar, klaim PT JM atas investasi yang telah dikeluarkan, dan pihak mana nanti yang menanggung selisih pembiayaannya.

"Jangan sampai energi gubernur habis untuk memikirkan proses pembangunan monorel yang hingga 2014 belum tentu bisa selesai. Namun, jika ingin menjadi karya belia maka fokus pada tiga moda yang banyak dukungan," ujarnya.

Dia mengatakan penuntasan pembangunan moda busway, MRT, dan revitalisasi KRL Jabodetabek lebih realistis karena sumber daya keuangannya sudah ada, dan kesiapan renacana cukup matang, termasuk pelaksanaannya.

"Dari sisi sumber daya keuangan, perencanaan dan rencana pelaksanaan proyek operasioal sudah siap, tidak seperti monorel dan electronic road pricing yang belum mempunyai planning yang bagus," katanya.

Senada dengan Danang, Direktur Eksekutif Institut Transportasi Darmaningtyas mengatakan pemprov harus fokus pada rencana pembangunan sistem transportasi makro yang sudah jelas daya dukung investasi dan perencanaannya.

"Pemprov DKI jangan terlalu banyak berwacana dengan program untuk membangun transportasi massal, tetapi fokus saja pada rencana yang sudah ada dan lebih realistis dapat diwujudkan," ujarnya.
 


SEKTOR LAND TRANSPORTATION LAINNYA :