|
PT Travel Express Aviation Services berniat mengepakan sayap bisnisnya ke rute pengumpan (feeder) di bandar udara (bandara) yang tidak bisa didarati pesawat berbadan sedang. Untuk itu, Travel Express akan membeli empat pesawat Dornier Jet mulai akhir 2010.
Menurut Direktur Niaga Travel Express Harry Priyomo, harga satu unit Dornier Jet bekas saat ini US$ 7 juta. Untuk membeli empat unit pesawat berkapasitas 30 tempat duduk itu, maskapainya menyiapkan US$ 28 juta. "Akhir tahun ini kami datangkan satu unit dulu, tiga unit sisanya bertahap tahun depan," kata Harry.
Dengan pesawat-pesawat baru itu, Travel Express akan melayani rute pengumpan, antara lain dari Makassar ke Bau-Bau, Wakatobi, Kendari dan sebaliknya. Maskapainya juga akan menempatkan satu unit Dornier Jet di Papua untuk melayani rute pengumpan dari Jayapura menuju Sorong, Fakfak, Kaimana, Nabire sampai Manado dan sebaliknya.
"Pertengahan tahun ini kami juga akan menyewa satu Boeing 737-500 untuk melayani rute Jakarta-Papua yang saat ini sudah kami layani setiap hari," imbuh Harry. Kontrak sewa Boeing 737-500 dengan lessor asing tersebut bernilai US$ 6 juta sampai US$ 7 juta selama satu tahun.
Kedatangan empat Dornier Jet dan satu pesawat Boeing 737-500 tersebut akan memperkuat armada Travel Express. Saat ini mereka sudah memiliki empat Boeing 737-200 Classic berkapasitas 125 tempat duduk, dan enam pesawat propeller Dornier 328 berkapasitas 32 tempat duduk.
Di luar itu, Travel Express juga akan membuka penerbangan ke Buol, Maluku Utara, dengan memakai kombinasi Dornier 328 miliknya. Izin menerbangi rute tersebut sedang diproses Kementerian Perhubungan, sembari menunggu proses sertifikasi Bandara Buol oleh Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara.
"Rute ini punya potensi penumpang yang ingin terbang menuju kota kecil. Target kami load factornya bisa mencapai 80%," ujar Harry.
Sampai sekarang destinasi penerbangan Travel Express meliputi sebelas kota, antara lain Jakarta, Makassar, Sorong, Jayapura, Ambon, Ternate, Tanah Merah, Nabire, Kaimana, Fak-Fak, dan Manado. Tahun ini, Travel Express menargetkan jumlah penumpang naik minimal 10% dibanding 2009 sebanyak 2 juta penumpang. |