LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Oil & gas
  Penyelesaian lapangan West Madura selesai sebelum 5 Mei 2011
Electricity
  Medco Power siapkan dana US$ 65 Juta
Electricity
  BPPT-PLN garap teknologi energi terbarukan
Oil & gas
  Total & INPEX mulai sedot gas dari sumur baru di Mahakam
Manufaktur
  Hyundai diminta investasi di RI
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Thu, 03/06/2010
Revitalisasi waduk gerbang penangkal banjir
Infrastructure

Upaya menangkal banjir ibu kota terus dilakukan. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Seperti revitalisasi waduk. Hingga saat ini baru 26 waduk yang sudah dan sedang direvitalisasi dari 35 waduk yang ada di DKI Jakarta. Namun, usaha DKI Jakarta menyelesaikan revitalisasi waduk belum cukup menghadang banjir. Mengingat di kawasan hulu, ada ratusan waduk yang menyusut atau bahkan telah beralihfungsi. Padahal, fungsi waduk sangat vital. Mampu mengurangi derasnya air yang mengalir deras ke hilir.

"Dalam penanganan banjir, selain pengerukan kali, DKI juga telah merevitalisasi waduk. Seperti Waduk Cilangkap, tanahnya digali 6,65 ribu meter kubik. Penurapan dan peninggian turap sepanjang 492 m¢ dan 199 m¢.

Juga dibangun satu unit bangunan limpas dan koker serta satu unit pintu air," ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Pada APBD 2010, anggaran banjir dialokasikan Rp 957,17 miliar. Selain untuk penyelesaian Banjir Kanal Timur (BKT), anggaran juga diplot untuk merehabilitasi pompa-pompa air, waduk hingga normalisasi saluran air. Untuk penataan dan pembangunan situ, waduk serta polder dianggarkan Rp 373,35 miliar. Pembangunan polder dilakukan di Kampung Bandan, pembangunan Pump Gate, Long Storage dan penerbitan polder Kapuk Poglar, pembangunan Pompa Duri, Koja dan Tomang, pembangunan waduk Halim serta pembangunan Situ Babakan.

Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum (PU) Fahrurozi, ada enam waduk retensi untuk mem-back up pengerukan kali. Di antranya, Waduk Halim, Waduk Cilangkap, Waduk Munjul, Waduk Suntur Hulu, Waduk Sunter Hulu Pondok Rangon serta Waduk Cimanggis. Seperti Waduk Halim misalnya. Keberadaannya ditengarai untuk mengkaver kawasan di luar jangkuan BKT.

Terutama daerah selatan seperti Kalimalang, Halim dan sekitarnya belum ada pengendali banjir. Sebab, BKT hanya bisa mengantisipasi luapan lima sungai. Yakni, Kali Cakung, Kali Jati Kramat, Kali Buaran, Kali Sunter serta Kali Cipinang.

Pembangunan Waduk Halim bisa dipercepat lantaran kompensasi lahan yang diajukan ke TNI AU dikabulkan. Sehingga, Pemprov DKI tinggal menggenjot sisa lahan yang dimiliki masyarakat. Sementara untuk revitalisasi 18 situ juga terus digeber. Lahan situ yang juga dibebaskan seperti Situ Munjul, Sunter Hulu Pondok Rangon serta Situ Rawa Lindung. Selain itu juga Waduk Cilangkap dan Waduk Sunter Hulu. Ada juga Waduk Ulujami serta Waduk Sunter Selatan.

Sementara untuk antisipasi banjir dari daerah tetangga, akan dibangun juga Waduk Limo, Parung Badak, Genteng serta Waduk Ciawi. Untuk Waduk Ciawi sudah mendapat persetujuan dari Wapres. Sayangnya, realisasi belum bisa digeber hingga saat ini. Nantinya setelah terealisasi, waduk tidak hanya untuk tangkapan air, tapi juga tempat budidaya ikan. Sedangkan dibangunnya Waduk Limo untuk mencegah banjir akibat Kali Pesanggrahan.
 


SEKTOR INFRASTRUCTURE LAINNYA :