|
PT Berlian Laju Tanker Tbk, perusahaan jasa angkutan laut, membukukan
lonjakan laba bersih 134,77% pada kuartal I/2010 berkat kenaikan
revaluasi aset dan keuntungan transaksi derivatif.
Pada periode 3 bulan pertama tahun ini, perseroan membukukan laba
bersih sebesar US$ 25,32 juta, berbalik dari sebelumnya mencatat rugi
bersih US$ 72,81 juta.
Presiden Direktur Berlian Tanker Widihardja Tahudjaja menjelaskan
kenaikan laba bersih terjadi seiring kenaikan pendapatan usaha sebesar
1,62% menjadi US$ 161,55 juta dari sebelumnya US$ 158,97 juta.
Akan tetapi, keuntungan itu lebih banyak terjadi di luar bisnis inti
perusahaan. Laba usaha anjlok 42,38% dari US$ 42,14 juta pada Maret
2009 menjadi US$ 24,28 juta menyusul kenaikan beban langsung sebesar
19,68% dari US$ 109,45 juta menjadi US$ 130,99 juta.
Pada saat yang sama, perseroan mencatatkan keuntungan transaksi
derivatif nyaris dua kali lipat menjadi sebesar US$ 37,12 juta dari
sebelumnya US$ 19,09 juta.
Manajemen, di dalam laporan keuangan yang baru dimasukkan ke Bursa Efek
Indonesia pada pekan lalu, menyebutkan perseroan mempunyai tiga jenis
transaksi derivatif.
Transaksi itu terdiri dari kontrak swap mata uang dan suku bunga untuk
mengelola risiko dari kemungkinan pergerakan mata uang asing. "Serta
(kontrak derivatif) crude oil target redemption swaps untuk mengelola
fluktuasi harga minyak."
Secara rinci, nilai kontrak swap mata uang pada kuartal I/2010 sebesar
US$ 258,95 juta, turun di bandingkan dengan periode yang sama tahun
lalu US$ 265,62 juta. Adapun transaksi swap tingkat bunga juga turun
menjadi US$ 500 juta dari semula US$ 575 juta, sedangkan kontrak swap
minyak dari sebanyak 2.640 barel menjadi 1.813 barel.
Di sisi lain, Berlian Tanker membukukan kenaikan revaluasi aset yang
bertambah menjadi 67,92 juta dari semula penurunan sebesar US$ 165,54
juta.
Widihardja menambahkan pada kuartal pertama tahun ini perseroan justru
menanggung rugi selisih kurs senilai US$ 8,28 juta dibandingkan kuartal
pertama tahun lalu untung US$ 29,50 juta.
Pada 2 Februari, anak usaha Berlian Laju, BLT International Corporation
menerbitkan 12% obligasi konversi (guaranteed convertible bonds) dengan
nilai pokok sebesar US$ 100 juta opsi peningkatan sebesar US$ 1.813
barel.
Di sisi lain, Berlian Tanker membukukan kenaikan revaluasi aset yang
bertambah menjadi 67,92 juta dari semula penurunan sebesar US$ 165,54
juta.
|