LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 


 


 


 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Infrastructure
  Kawasan timur dapat Rp 30 Triliun
Oil & gas
  Industri boleh bangun FSRU
Marine transportation
  TNI AL jajaki galangan kapal Eropa
Oil & gas
  Pertagas Niaga tancap gas pembangunan jaringan gas
Infrastructure
  Proyek tol Serpong-Balaraja sudah melewati proses prakualifikasi tender
 
 


 




 
 






BREAKING NEWS
Wed, 19/05/2010
PLN perbaharui PPA listrik PLTU Palu jadi Rp 750/kWh
Electricity


PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan memperbarui kontrak harga jual listrik (power purchase agreement/PPA) pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tawaeli, Palu, Sulawesi Tengah berkapasitas 2x15 MW dari Rp 470 per kWh menjadi sekitar Rp 750-an per kWh.

Dirut PLN Dahlan Iskan mengungkapkan tersendatnya operasional pembangkit listrik milik swasta tersebut diakibatkan oleh ketidakmampuan pengembang membeli batu bara. Salah satu penyebabnya adalah harga beli listrik yang dinilai terlalu rendah.

"PLN akan memperbaiki PPA PLTU itu. Saya siap menerima konsekuensi atas tindakan memperbarui kontrak PPA tersebut. Jadi mau dinaikkan menjadi Rp 750-an per kWh. Saya akan teken dan saya siap masuk penjara. Putusannya harus selesai sebelum Sabtu (22 Mei) ini," katanya.

Terlalu murahnya PLN membeli listrik dari pembangkit tersebut, lanjutnya, sesuai dengan ketentuan yang melarang BUMN listrik itu membeli listrik dari swasta dengan melebihi harga Rp 470-an per kWh.

"Kalau angka itu (batasan harga), untuk membeli batu bara saja kan tidak cukup. Itu yang disebut IPP terkendala. Sekarang kan Permennya sudah dicabut dan kami bisa menyelesaikannya secara b to b dengan mengamandemen kontraknya."

Menurut dia, kelangsungan operasi pembangkit tersebut merupakan satu-satunya cara untuk mengatasi krisis listrik di daerah Palu dan sekitarnya.

Pasalnya, daerah tersebut tidak mempunyai sumber tenaga pembangkit listrik lainnya, baik air, gas, maupun panas bumi.

Dia sangat menyayangkan dengan adanya kesepakatan harga beli listrik oleh PLN dari pembangkit milik asing hingga Rp 800 per kWh, padahal PLTU selalu menjerit meminta kenaikan harga kepada perusahaan listrik pelat merah itu.

"Itu yang saya katakana tadi sangat emosional. Kenapa ini tidak bisa diselesaikan? Kalau memang teman-teman tidak berani menyelesaikan karena takut dianggap korupsi atau memperkaya orang lain, biar saya saja yang pasang badan. Saya tidak tahan masih ada ibukota di negeri ini yang masih merasakan padam, tutur Dahlan.

Dia mengatakan PLTU yang dioperasikan PT Pusaka Jaya Palu telah memiliki kontrak PPA selama 25 tahun dengan PLN, tetapi terkendala karena mengalami kerugian.
 
NEWS SEKTOR ELECTRICITY LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (24-04-2014) : 74
JUDUL TENDER (24-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 


 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com