LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Infrastructure
  Jembatan Musi II dibangun
Infokom
  STP berencana akuisisi 10 Ribu menara BTS
Infrastructure
  PU harapkan lelang tol Tanjung Lesung dibuka 2013
Geothermal
  Medco Power siap melanjutkan proyek PLTP Sarulla
Info tender
  232 tender proyek
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Fri, 07/05/2010
Meratus butuh tambahan Rp 220 M untuk bangun pembangkit
Manufaktur

Anggaran pembangunan pabrik baja PT Meratus Iron & Steel hasil kerjasama PT Krakatau Steel dengan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Kalimantan Selatan membengkak hingga Rp 220 miliar. Investasi pabrik baja Meratus yang awalnya diperkirakan Rp 950 miliar, kini naik menjadi Rp 1,170 triliun.

Menurut Direktur Utama PT Krakatau Steel Fazwar Bujang, pembengkakan anggaran karena ada tambahan kebutuhan yang tak dianggarakan sebelumnya. "Tambahan investasi Rp 220 miliar itu untuk pembangunan power plant," ujar Fazwar.

Power plant (pembangkit listrik) itu perlu dibangun untuk memanfaatkan gas buang yang dihasilkan pabrik baja. "Ada gas buang yang bisa menghasilkan listrik, sehingga sayang kalau tak dimanfaatkan. Nantinya listrik akan dijual ke PLN," kata Fazwar. Pembangkit tersebut mampu menghasilkan listrik dengan kapasitas 28 megawatt (MW).

Meratus adalah perusahaan baja hasil patungan Krakatau Steel, Antam, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan. Krakatau memiliki 61% saham perusahaan tersebut, sementara Antam 31% dan sisanya milik Pemprov.

Pabrik yang berdiri di lahan 200 hektare ini memiliki kapasitas produksi 315.000 ton besi spon per tahun. Di tahap awal, pabrik ini akan mengolah bijih besi menjadi baja kasar dan besi spon. Sedang peleburan baja akan dilakukan di pabrik Krakatau Steel yang ada di Cilegon.

Pembangunan pabrik Meratus sudah dimulai April 2009. Kini pembangunannya sudah mencapai 45%. "Sesuai jadwal Juli 2011 pabrik baja ini harus mulai beroperasi," kata Fazwar.

Mengenai pasokan bahan baku bijih besi, sebelumnya Direktur Utama PT Meratus Jaya Anwar Ibrahim menjamin, pabrik baja ini tak akan kekurangan. Sebab Meratus telah mendapat jaminan pasokan bahan baku baja dari PT Sebuku Iron Leteric Ore (SILO) semala 15 tahun.
 


SEKTOR MANUFAKTUR LAINNYA :