|
Indomaret tahun ini berencana membangun sekitar 600 unit gerai baru di seluruh Indonesia di mana sekitar 300-360 gerai menggunakan format waralaba.
Direktur Marketing PT Indomarco Prismatama Laurensius Tirta Widjaya mengatakan sekitar 50%-60% dari gerai yang akan dibangun menggunakan format waralaba, adapun sisanya untuk gerai reguler atau milik sendiri.
"Hingga Maret tahun ini, jumlah gerai Indomaret di seluruh Indonesia sudah mencapai 4.110 gerai yang terdiri dari 2.374 berformat reguler dan 1.783 gerai berformat waralaba," ujarnya.
Penyebaran gerai Indomaret paling banyak hingga saat ini adalah di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, dan Lampung, sedangkan di wilayah DKI Jakarta sendiri gerai Indomaret mencapai 488 gerai.
Laurensius mengatakan barang yang diperjualbelikan di Indomaret hingga sekarang sudah mencapai 3.500 jenis makanan dan nonmakanan dengan 12 pusat distribusi.
Sejak 1997, Indomaret memperkenalkan sistem kemitraan kepemilikan dan pengelolaan waralaba dengan mitra koperasi, badan usaha, dan perorangan.
Dia mengakui yang akan menjadi penghambat ekspansi Indomaret tahun ini adalah sumber daya manusia (SDM) yang tersedia untuk memenuhi gerai baru yang mencapai 600 unit itu.
"Indomaret membutuhkan SDM yang baik dari segi kuantitas maupun kualitas sebagai penunjang keberlangsungan operasi bisnis gerai minimarket," tuturnya.
Selain SDM, hal lain yang menjadi penghambat ekspansi Indomaret, lanjut Laurensius, adalah perlunya usaha untuk menyamakan persepsi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat di masing-masing daerah yang akan dirambah Indomaret. "Wawasan yang menangani rute masih kurang," ujarnya.
Laurensius mengungkapkan pertumbuhan penjualan pada kuartal I/2010 meningkat 10% dari penjualan pada kuartal IV/2009.
Sementara itu, Alfamart pada tahun ini menargetkan gerai minimarket berpola mitra atau wiralaba sebesar 35%.
Peningkatan kemitraan PT Sumber Alfa Trijaya Tbk tersebut sebagai upaya meningkatkan bisnis mereka di minimarket. |